Selasa, 14 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Pengungsi di Tapteng Mulai Khawatir, 22 Hari Makan Mie Instan Tanpa Sayur Apalagi Protein

Penyintas banjir yang mengungsi di Masjid Al-Musanif Syariful Hasanah Tapteng mulai khawatir sudah 22 hari makam mie istan tanpa sayur dan protein. 

|
/TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
NASIB PENGUNGSI - Anak-anak di lokasi pengungsian Gedung Serbaguna Pandan, Tapanuli Tengah. Tidur hanya beralaskan terpal, Jumat (5/12/2025). Penyintas banjir yang mengungsi di Masjid Al-Musanif Syariful Hasanah Tapteng mulai khawatir karena sudah 22 hari makam mie istan tanpa sayur dan protein.  (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma) 

Ringkasan Berita:
  • Curhatan para penyintas banjir yang mengungsi di Masjid Al-Musanif Syariful Hasanah Kelurahan Sibuluan Raya Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah.
  • Sudah 22 hari mereka hanya makam mie instan tanpa sayur dan protein.
  • Minimnya variasi bantuan logistik membuat penyintas mulai mengkhawatirkan kondisi kesehatan mereka. 
  • Hal itu karena, tidak adanya asupan makanan bergizi lainnya.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para penyintas banjir yang mengungsi di Masjid Al-Musanif Syariful Hasanah Kelurahan Sibuluan Raya Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah mulai khawatir. 

Pasalnya selama 22 hari berada di pengungsian, mereka hanya makan mie instan, tanpa sayur dan protein. 

Mereka terpaksa menyantap mie instan setiap hari demi menyambung hidup di tengah sisa-sisa bencana banjir yang melanda.

Minimnya variasi bantuan logistik membuat penyintas mulai mengkhawatirkan kondisi kesehatan mereka. Hal itu karena, tidak adanya asupan makanan bergizi lainnya.

 

Pasrah Anak Terus-terusan Makan Mie Instan

Penyintas banjir Syarifah dewi panjaitan  (33) hanya pasrah melihat anaknya terus-terusan menyantap mie instan.

Dikatakannya, mie instan ini akan dimakan dengan nasi, apabila stok beras bantuan masih tersedia.

Namun sudah memasuki minggu ketiga,  stok bantuan mulai berkurang.

Bahkan, katanya sempat beberapa hari, tak ada bantuan dari relawan yang menghampiri posko pengungsian mereka. 

Baca juga: Menko Zulkifli Hasan VIRAL Lagi, Dulu Panggul Beras Sekarang Pegang Cerutu 

Menurutnya, bantuan logistik dari pemerintah tidak dibagikan secara merata.

Bantuan dari pemerintah, hanya dibagikan di Posko Pengungsian Gor Pandan, Tapteng

"Tiga minggu ini pagi siang malam ya makan mie saja. Tanpa telur. Kalau ada nasi, kita makan pakai nasi.

Mau gimana lagi, harus disyukuri karena bantuan yang datang mereka berikan mie berkardus-kardus, itulah yang kami olah sampai saat ini," ucapnya kepada Tribun Medan, Rabu (17/11/2025).

 

Gatal-gatal dan Diare

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved