Bocah Tewas di Rumah Mewah
PKS Harap Penyelidikan Kematian Anak Politikus di Cilegon Dipercepat
Anak laki-laki dari Dewan Pakar PKS Kota Cilegon, Maman Suherman, yakni MAHM alias A (9), ditemukan tewas di Kota Cilegon, Banten.
Ringkasan Berita:
- Anak laki-laki dari Dewan Pakar PKS Kota Cilegon, Maman Suherman, yakni MAHM alias A (9), ditemukan tewas.
- Ketua DPP PKS Bidang Advokasi Partai Nurul Amalia berharap kasus ini bisa segera diungkap agar tak terjadi simpang siur berita di masyarakat.
- Pihaknya meminta kasus ini diusut secara transparan agar muncul titik terang terkait motif hingga sosok pelaku.
TRIBUNNEWS.COM - Anak laki-laki dari Dewan Pakar PKS Kota Cilegon, Maman Suherman, yakni MAHM alias A (9), ditemukan tewas dengan 22 luka tusukan di rumah mewah Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS), Kota Cilegon, Banten, Selasa (16/12/2025).
Ketua DPP PKS Bidang Advokasi Partai, Nurul Amalia berharap kasus ini bisa segera diungkap agar tak terjadi simpang siur berita di masyarakat.
"Proses atau mekanisme penanganannya agar lebih cepat untuk segera ditemukan siapa pelakunya agar tidak terjadi simpang siur berita dan lain-lain," ujar Nurul dalam acara Sapa Indonesia Pagi yang tayang di Kompas TV, Senin (22/12/2025).
Pihaknya meminta kasus ini diusut secara transparan agar muncul titik terang terkait motif hingga sosok pelaku.
"Ini kan penting ya agar proses penyidikan dilakukan secara transparan, profesional, dan segera disampaikan ke publik gitu apa motifnya, terus kemudian siapa pelakunya," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, polisi telah memeriksa delapan saksi dalam rangka mengusut kasus ini.
Saksi yang diperiksa berasal dari keluarga korban hingga warga sekitar di lokasi kejadian.
"Penyelidik telah meminta keterangan delapan orang saksi yang terdiri dari keluarga korban ataupun kepada orang lain yang ada di sekitar,” kata Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan kepada awak media, Rabu (18/12/2025).
Sigit mengatakan, ayah korban juga termasuk satu pihak yang telah dimintai keterangan terkait kematian MAHM.
Selain pemeriksaan saksi, polisi juga melakukan pencarian rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Menurut polisi, CCTV yang berada di rumah korban dalam kondisi rusak sejak dua pekan sebelum peristiwa terjadi.
Baca juga: Misteri Kematian Anak Politikus PKS di Cilegon, Ayah Korban Masih Berduka
"Masih kami cari CCTV, karena yang tetangga depan ya, itu pun sama. Dan fokusnya tidak ke rumah tersebut," jelas Sigit.
Tak Ada Barang Hilang
Terkait dugaan perampokan yang sempat beredar di media sosial, Sigit menyebutkan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, polisi belum menemukan adanya barang milik korban maupun keluarga korban yang hilang.
"Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap 8 saksi, ataupun keluarga korban, sejauh ini tidak ditemukan barang milik korban ataupun barang milik keluarga korban, itu tidak ada yang hilang,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rumah-maman-suherman-pks.jpg)