Sabtu, 2 Mei 2026

Pesan Mahasiswi Unima sebelum Tewas di Kos, Keluarga Ungkap Dugaan Pelecehan Oknum Dosen

Misteri tewasnya mahasiswi Unima Evia di kos Tomohon, keluarga ungkap dugaan pelecehan dosen.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
(DOK. OXVA)
Jenazah Evia Maria, mahasiswi Unima, disemayamkan di Minahasa Utara. Publik menyoroti dugaan pelecehan oknum dosen. 

Ia juga menuturkan, pihaknya bertekad mengusut tuntas kasus ini agar keadilan dapat diberikan untuk keluarga. 

Baca juga: GoPay Ajak Mahasiswa UNIMA Melek Finansial Lewat Program Pintar Bareng GoPay

Keterangan Saksi soal Tewasnya Mahasiswi UNIMA

Salah satu saksi memberikan keterangannya saat memenuhi panggilan Polda Sulut, Rabu (7/1/2026). 

Dalam keterangannya, almarhumah Evia diduga sempat dibawa ke kuburan oleh oknum dosen DM.

Di sana, DM diduga ingin melakukan hal yang tidak baik. 

"Pada tanggal 29 Desember 2025, pukul 6 sore, dia melihat Maria masuk ke dalam kos, dia bertanya kenapa kamu menangis Maria (Evia), jawab Maria ia diturunkan oleh dugaan oknum dosen ini di pinggir jalan dekat lorong," kata Kuasa hukum keluarga, Niczem Alfa Wengen kepada Tribun manado di depan ruang PPA Polda Sulut,   Rabu (7/1/2026). 

Saksi bercerita, saat itu ia terus bertanya kepada almarhumah. Mengapa Maria menangis dan ada luka di kakinya. 

"Katanya oknum dosen itu ingin melakukan hal tidak baik pada dirinya, dan almarhumah dibawa di pekuburan," katanya.

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved