Pesan Mahasiswi Unima sebelum Tewas di Kos, Keluarga Ungkap Dugaan Pelecehan Oknum Dosen
Misteri tewasnya mahasiswi Unima Evia di kos Tomohon, keluarga ungkap dugaan pelecehan dosen.
Ia juga menuturkan, pihaknya bertekad mengusut tuntas kasus ini agar keadilan dapat diberikan untuk keluarga.
Baca juga: GoPay Ajak Mahasiswa UNIMA Melek Finansial Lewat Program Pintar Bareng GoPay
Keterangan Saksi soal Tewasnya Mahasiswi UNIMA
Salah satu saksi memberikan keterangannya saat memenuhi panggilan Polda Sulut, Rabu (7/1/2026).
Dalam keterangannya, almarhumah Evia diduga sempat dibawa ke kuburan oleh oknum dosen DM.
Di sana, DM diduga ingin melakukan hal yang tidak baik.
"Pada tanggal 29 Desember 2025, pukul 6 sore, dia melihat Maria masuk ke dalam kos, dia bertanya kenapa kamu menangis Maria (Evia), jawab Maria ia diturunkan oleh dugaan oknum dosen ini di pinggir jalan dekat lorong," kata Kuasa hukum keluarga, Niczem Alfa Wengen kepada Tribun manado di depan ruang PPA Polda Sulut, Rabu (7/1/2026).
Saksi bercerita, saat itu ia terus bertanya kepada almarhumah. Mengapa Maria menangis dan ada luka di kakinya.
"Katanya oknum dosen itu ingin melakukan hal tidak baik pada dirinya, dan almarhumah dibawa di pekuburan," katanya.
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id
Sumber: Tribun Manado
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jenazah-Evia-Maria-mahasiswi-Unima.jpg)