Jumat, 15 Mei 2026

Kembali ke Toko Hendak Ambil Tas, Sriyatun Tewas Terjepit Tembok yang Ambruk Akibat Longsor

Sriyatun, warga RT 05 RW 05 Kampung Genting, Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus tewas terjepit tembok.

Tayang:
Penulis: Dewi Agustina
Tribun Jateng/TRIBUN JATENG/Diskominfo Jepara
LONGSOR - (kiri dan tengah) Kondisi longsor di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Minggu (11/1/2026). Seorang warga pemilik toko sembako tewas tertimpa material bangunan yang diterjang longsor. (kanan) Sejumlah relawan tampak dari atas membawa logistik dengan menggunakan kendaraan dari posko dapur umum Desa Damarwulan sampai ke Kaliombo, Minggu (11/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sriyatun meninggal dunia setelah tubuhnya terjepit tembok toko, Minggu (11/1/2026).
  • Peristiwa itu terjadi longsor di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
  • Sriyatun meninggal terjepit material tembok saat dia kembali ke tokonya hendak mengambil tas.
  • Di Jepara ribuan warga masih terisolasi akibat longsor.


TRIBUNNEWS.COM, KUDUS - Sriyatun, warga RT 05 RW 05 Kampung Genting, Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus tewas, Minggu (11/1/2026).

Sebagian tubuhnya terjepit tembok toko yang ambruk, sebagian lainnya terjepit kusen pintu saat longsor menerjang toko sembako miliknya.

Baca juga: 3 Bencana Longsor 2 Januari 2026, 4 Orang Meninggal di Jatinangor Sumedang, Rumah Rusak di Bondowoso

Sebelum peristiwa naas itu terjadi, Sriyatun sedang bersama suaminya Nursidi berada di dalam toko.

Ahmad Syauqon, warga setempat menceritakan kronologi peristiwa yang merenggut nyawa Sriyatun.

"Sebelum kejadian, kata suaminya sudah ada suara gemuruh batu berjatuhan," ujar Ahmad Syauqon saat ditemui di lokasi.

 

Longsor di Kudus, Warga terjepit Tembok
LONGSOR - Kondisi longsor di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Minggu (11/1/2026). Seorang warga pemilik toko sembako tewas tertimpa material bangunan yang diterjang longsor.

 

Mendengar suara gemuruh tersebut, sang suami dan istri pun keluar dari toko.

Sriyatun sempat keluar toko. Namun dia masuk ke dalam toko lagi untuk mengambil tas.

"Suara gemuruh batu sudah pada jatuh tapi istri tadinya sudah keluar."

"Istri masuk lagi (ke toko) untuk ambil tas, belum sampai keluar dari toko, sudah kejadian (longsor)," katanya.

Syauqon yang dipanggil tetangganya lalu bergegas menuju toko tersebut. 

Dia menyaksikan Sriyatun sudah dalam posisi terjepit dalam keadaan berdiri.

"Bagian belakang tubuhnya terjepit tembok. Bagian depan tubuhnya terjepit kusen pintu," katanya.

Syauqon tidak bisa berbuat banyak. Dia bersama dua tetangganya sudah berusaha menolong korban.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved