Kisah Penumpang Naik KA dari Jakarta ke Semarang 20 Jam Lebih Gara-gara Banjir Pekalongan
Seorang penumpang bernama Anita menceritakan pengalaman tidak mengenakkan saat menumpang kereta api.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan Pekalongan dan sekitarnya di Jawa Tengah diguyur hujan deras sejak Jumat(16/1/2026) hingga Sabtu(17/1/2026). Dampaknya banjir terjadi bahkan hingga Minggu(18/1/2026).
Air bah yang meluap merendam rel kereta api. Imbasnya perjalanan kereta api pun mengalami gangguan.
Seorang penumpang bernama Anita menceritakan pengalaman tidak mengenakkan saat menumpang kereta api.
Anita diketahui hendak pergi ke Semarang, Jawa Tengah menggunakan KA Tawang Jaya Premium. Ia berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Sabtu(17/1/2026) sekitar pukul 23.50 WIB.
Kalau sesuai jadwal yang tertera di tiket KA tersebut semestinya tiba di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pada pukul 05.41 di hari Minggu(18/1/2026).
Namun hingga Minggu pukul 21.10 WIB kereta yang dinaiki Anita masih tertahan di Stasiun Petarukan.
"Ini di Stasiun Petarukan baru saja jalan lagi. Harusnya setelah ini Pekalongan," kata Anita kepada Tribun.
Sebelum berhenti di Petarukan, KA Tawang Jaya Premium yang dinaiki Anita sempat tertahan lama di Stasiun Pemalang.
"Tadi sebenarnya ketemu Tawang Jaya juga tapi bukan yang premium di Pemalang. Kereta aku sampai dia jalan," kata Anita.
Total Anita menempuh perjalanan nyaris 20 jam lebih dan belum sampai tujuan akhir di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Akibat keterlambatan cukup parah tersebut, para penumpang termasuk Anita diberikan kompensasi oleh PT KAI berupa makanan nasi dan ayam goreng, air mineral serta snack ringan.
Sementara itu pengalaman serupa juga dialami oleh Sukma. Sukma yang hendak ke Yogyakarta dari Pemalang harus rela terlunta-lunta akibat KA Joglosemarkerto yang dinaikinya tidak bisa melaju karena halang rintang banjir.
Sesuai jadwal, seharusnya Sukma berangkat dari Stasiun Pemalang pada Sabtu(17/1/2026) pukul 09.16 WIB. Dijadwalkan tiba di Stasiun Yogyakarta pada pukul 14.41 WIB.
Namun kenyataannya KA Joglosemarkerto baru tiba pada pukul 16.20 WIB.
"Jadi aku terlantar di stasiun 7 jam. Seharusnya kalau tidak ada kejelasan perjalanan dibatalkan saja," kata Sukma.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kereta-tertahan-karena-banjir.jpg)