Kamis, 23 April 2026

Longsor di Bandung Barat

Longsor Bandung Barat: 25 Kantong Jenazah, 11 Korban Teridentifikasi

Longsor Bandung Barat: 25 kantong jenazah diterima DVI, 11 korban teridentifikasi, keluarga menanti kabar penuh haru.

Tribun Jabar
EVAKUASI - Tim SAR membawa jenazah korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • 25 kantong jenazah diterima tim DVI, puluhan korban masih hilang
  • Identifikasi korban dilakukan hati-hati, keluarga menanti kabar pasti
  • Jeritan terakhir korban longsor masih terngiang di telinga keluarga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menerima 25 kantong jenazah korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, hingga Minggu (25/1/2026) pukul 17.00 WIB, dengan 11 korban sudah berhasil diidentifikasi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa jumlah kantong jenazah bertambah setelah ditemukan tiga jenazah utuh tambahan.

Dari total 25 kantong jenazah yang diterima di Pos DVI, 11 korban sudah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh.

Ia menegaskan proses identifikasi dilakukan menyeluruh dengan prinsip kehati-hatian dan ketelitian ilmiah.

Tim DVI Polri bersama unsur terkait masih melanjutkan pemeriksaan post mortem dan ante mortem untuk memastikan identitas korban lainnya.

Pencarian Dihentikan Sementara

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan menghentikan sementara pencarian akibat kondisi lapangan yang tidak memungkinkan. Operasi akan dilanjutkan pada esok hari.

Dugaan sementara masih terdapat korban yang tertimbun material longsor dan belum berhasil dievakuasi.

Baca juga: Tak Ingin Suami Masuk Penjara, Arista Korban Jambret di Sleman Minta Maaf kepada Keluarga Pelaku

11 Korban Teridentifikasi

Dari 25 kantong jenazah yang diterima, 11 korban telah berhasil diidentifikasi, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Suriana (L), 57 tahun
  2. Jajang Tarta (L), 35 tahun
  3. Dadang Apung (L), 80 tahun
  4. Nining (P), 40 tahun
  5. Nurhayati (P), 42 tahun
  6. Lina Ismayanti (P), 43 tahun
  7. M. Kori (L), 30 tahun (teridentifikasi dari potongan tubuh berupa tangan)
  8. Al-Sumari (L), 35 tahun
  9. Koswara (L), 40 tahun
  10. Koswara (L), 26 tahun
  11. Ayu Yuniarti (P), 31 tahun

Bencana Pukul 03.00

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Bandung Barat sejak Jumat malam (23/1/2026).

Kondisi tanah yang jenuh air memicu longsor besar pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, disertai banjir bandang dari kawasan perbukitan.

Material longsor menimbun rumah warga, merusak infrastruktur, dan memutus akses jalan.

Pemerintah daerah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari untuk memastikan penanganan dilakukan cepat dan terkoordinasi.

Mohon Doa

Di tengah proses pencarian, keluarga korban masih menanti kabar.

Kombes Hendra Rochmawan memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar seluruh personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, rekan media, serta keluarga korban diberikan kekuatan dan keselamatan selama proses kemanusiaan berlangsung.

Duka mendalam menyelimuti Bandung Barat. Di balik angka korban, ada keluarga yang menunggu kabar pasti, menjadikan setiap proses pencarian sebagai harapan terakhir.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved