Perampokan Sadis di Boyolali
Motif Perampokan Tewaskan Anak Bos Sate di Boyolali, Polisi: Masih Proses Pendalaman
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus perampokan di Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).
Meski begitu, polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kronologi Kasus Perampokan
Pada Kamis (29/1/2026), terjadi aksi perampokan di rumah pasangan Purwanto dan Daryanti di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede.
Purwanto diketahui sedang berada di Kalimantan Barat. Purwanto merantau ke Singkawang untuk usaha kuliner sate kambing.
Sementara istrinya, Daryanti dan dua anaknya, CF dan AO, tinggal di Dukuh/Desa Pengkol.
Daryanti dan Purwanto menjalani long distance marriage (LDM).
Saat kejadian, Daryanti hanya bersama anak keduanya AO, sedangkan anak sulungnya tidak berada di rumah.
Pada waktu itu, seorang perampok nekat melakukan aksi kejinya. Perampokan tersebut, berujung pada tewasnya AO.
AO (6) ditemukan meninggal dalam kondisi tenggelam di dalam bak mandi, sedangkan Daryanti mengalami luka pada bagian leher dan kini masih dirawat di rumah sakit.
Pelaku Ditangkap
Kurang dari 24 jam, polisi berhasil menangkap pelaku di Kudus, Jateng.
Dari informasi yang beredar, AG merupakan warga Dukuh/Desa Pengkol, namun beda RT.
Masih mengutip Tribun Solo, pelaku tidak memiliki hubungan keluarga dengan korban.
Namun, antara korban dan pelaku memang saling mengenal, bahkan hubungan mereka cukup baik.
"Bahkan istrinya terduga pelaku ini sering main ke sini (rumah korban)," kata Wahyudi, anggota keluarga korban.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kasus Perampokan Rumah Bos Sate Kambing di Boyolali, Polisi Selidiki Ada Tidaknya Tersangka Tambahan
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, TribunSolo.com/Tri Widodo)