Berita Viral
Nasib PJ 'Orang Penting' yang Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Terancam 1,6 Tahun Penjara
Beriku nasib PJ 'orang penting' yang tendang kucing hingga mati di Blora. Kini terancam 1,6 tahun penjara.
Terduga pelaku inisial PJ, warga Kecamatan Blora, terancam dijerat Pasal 337 UU KUHP Baru tentang penganiayaan hewan.
Polisi menegaskan kasus ini menjadi atensi serius sebagai bentuk edukasi kepada publik.
"Sesuai Ayat 2, jika perbuatan mengakibatkan hewan sakit lebih dari satu minggu atau mati, ancaman pidananya maksimal 1,6 tahun penjara atau denda kategori III senilai Rp50 juta," pungkas nya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, rekaman pertama kali dibagikan oleh pemilik kucing di akun Instagram pribadinya @faridaarz.
Pada awal video terlihat pemilik sedang mengajak kucingnya jalan-jalan di Lapangan Kridosono Blora, Jawa Tengah, pada 25 Januari 2026 sekira pukul 09.00 WIB.
Tiba-tiba datang seorang pria bertopi langsung menendang kucing tersebut.
"Tak saduk (aku tendang)," katanya.
Pria itu melayangkan tendangan tepat di bagian kepala kucing.
Akibatnya, hewan malang tersebut mengerang kesakitan.
"Kita menepi di pinggir biar ga ganggu orang jogging tapi ada manusia jahat yg tiba2 tendang mintel (kucingku) sampe stress dan meninggal," tulis @faridaarz.
Baca juga: Kucing Dibacok Tetangga Gara-gara Jangkar
Pemilik kucing berusaha meminta penjelasan kenapa peliharaannya disakiti.
Pelaku malah menantang.
"Pas aku tanyain kenapa dia nendang kucingku dia malah ngepelin tangannya mau ninju aku sambil bilang "kenopo emang?" dia juga nantangin suruh bawa ke ranah hukum tapi pas tak tanya nama sama rumahnya malah langsung kabur."
"Aku sempet kejar bapaknya tapi ga kekejar Sekarang kucingku udah gaada," lanjutnya.
@faridaarz sengaja memviralkan kejadian ini berharap pelaku segera ditangkap.
"Tolong bantu cari orang ini ya guys, karena dia 'orang penting'"
"Buat bapaknya, ditunggu iktikat baiknya pak! walaupun panjenengan pensiunan hukum tapi kita sama-sama manusia pak. Seharusnya kita punya hati dan empati," tutup @faridaarz.
(Tribunnews.com/Endra)