Rabu, 10 Juni 2026

Kelompok Bersenjata di Papua

Identitas 13 Penumpang Selamat Korban Penembakan Smart Air di Papua Selatan, Pilot dan Kopilot Tewas

Kedua korban tewas tersebut yakni Egon Irawan dan Baskoro. Keduanya tewas setelah dikejar dan ditangkap pelaku.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Erik S
HO/IST
PESAWAT DITEMBAK - Kondisi Pesawat Smart Air yang ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata sesaat setelah mendarat di Danawage/Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pesawat Cessna milik PT Smart Air Aviation diserang kelompok bersenjata setelah mendarat di Distrik Yaniruma, Papua Selatan
  • Pilot Egon Irawan dan kopilot Baskoro dikejar ke hutan, lalu dibawa kembali ke bandara dan dieksekusi. 
  • Sebanyak 13 penumpang, termasuk satu balita, dilaporkan selamat dan aparat keamanan sedang menuju lokasi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Pilot dan kopilot pesawat jenis Cessna milik PT Smart Air Aviation dengan nomor registrasi PK-SNR tewas setelah diserang kelompok bersenjata sesaat setelah mendarat di Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Rabu(11/2/2026) siang.

Kedua korban tewas tersebut yakni Egon Irawan dan Baskoro. Keduanya tewas setelah dikejar dan ditangkap pelaku.

Pesawat yang membawa 13 penumpang itu mendarat pada pukul 11.00 WIT. Pesawat nahas tersebut terbang dari Tanah Merah dengan tujuan Lapangan Terbang (Lapter) Korowai Batu.

Sesaat setelah roda pesawat menyentuh landasan, kelompok bersenjata mulai menghujani badan pesawat dengan peluru.

Dalam kondisi mencekam, kedua awak pesawat bersama 13 penumpang segera melompat keluar dan berlari menyelamatkan diri ke arah hutan di sekitar bandara.

PESAWAT DITEMBAKI - Tampak Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR masih berada di Lapangan Terbang Korowai. (Dok. Polres Boven Digoel)
PESAWAT DITEMBAKI - Tampak Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR masih berada di Lapangan Terbang Korowai. (Dok. Polres Boven Digoel) (Tribunnews.com)

Pukul 11.00 – 13.00 WIT: Pengejaran di Dalam Hutan Berbeda dengan para penumpang yang merupakan warga lokal, kelompok penyerang justru memburu pilot dan kopilot yang masuk ke dalam hutan.

Para pelaku dilaporkan melakukan penyisiran hingga akhirnya menemukan posisi kedua awak pesawat tersebut.

Pukul 13.00 WIT: Temuan Jenazah Setelah dilakukan pencarian, polisi menerima informasi bahwa kedua awak pesawat telah kehilangan nyawa.

"Pilot dan kopilot dikejar oleh para pelaku, kemudian dibawa kembali dari dalam hutan ke lapangan terbang dan dieksekusi di sana," ujar Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra.

Wisnu menegaskan bahwa 13 penumpang yang ikut dalam penerbangan tersebut dinyatakan selamat.

 "Sementara para penumpang kondisi aman karena mereka warga setempat," ungkapnya. Dugaan kuat muncul bahwa serangan ini memang ditujukan secara spesifik kepada awak kabin (crew).

Hingga Rabu sore, pesawat PK-SNR dilaporkan masih tertahan di landasan pacu Lapter Korowai Batu.

Kondisi kerusakan fisik pesawat akibat terjangan peluru belum dapat dipastikan secara mendalam karena kendala akses keamanan.

"Harapan kami tidak ada tindakan lebih lanjut terhadap pesawat tersebut. Saat ini koordinasi terus dilakukan untuk langkah penanganan selanjutnya," kata Wisnu.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved