Ketua BEM UGM Diteror
Ketua BEM UGM dan Ibunya Diteror, LBH Yogyakarta: Negara Harus Beri Perlindungan!
LBH Yogyakarta sebut negara harus beri perlindungan bagi Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan ibunya yang diteror OTK.
Sebelumnya diberitakan, Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, mendapat teror melalui aplikasi WhatsApp dari nomor asing.
Pesan tersebut terus-menerus masuk ke gawai pribadinya.
Adapun isi pesannya kurang lebih berbunyi : “Agen asing”, “Culik mau?”, “Jangan cari panggung jadi tongkosong”, “Cari dosamu entr” “Banci” “Jangan cari panggung loe ya jual narasi sampah.”
Pesan itu masuk dari nomor yang sama, namun dikirim dalam waktu yang berbeda-beda.
Baca juga: Daftar Teror yang Diterima Ketua BEM UGM hingga Ketua dan Wakil Ketua BEM UI
Pertama kali, teror itu diterima Tiyo pada Senin (9/2/2026).
Ada sekitar enam nomor asing yang terus menghubunginya, namun tidak ditanggapi.
Tidak hanya teror pesan, mahasiswa Fakultas Filsafat UGM itu juga dikuntit oleh dua orang tidak dikenal dan difoto dari kejauhan.
Sayangnya, dua sosok bertubuh tegap itu hilang ketika dikejar.
UGM Pasang Badan
Sementara itu, peristiwa teror kepada Ketua BEM UGM tersebut juga sudah diketahui oleh pihak kampus.
Pihak Kampus juga berkomitmen untuk melindungi civitas akademikanya, jika terjadi teror yang sifatnya mengancam keselamatan.
Juru Bicara Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Dr I Made Andi Arsana, menyatakan pimpinan universitas telah melakukan komunikasi dengan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, Tiyo Ardianto, yang mendapatkan teror dari orang tak dikenal.
Kampus kemudian menugaskan Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) untuk melakukan pemantauan dan perlindungan yang diperlukan.
“Pada prinsipnya, atas nama institusi dan berdasarkan konstitusi, UGM berkewajiban melindungi seluruh civitas akademika UGM dari ancaman atau teror yang berasal dari mana pun,” jelas Made Andi, dalam keterangan resminya, Minggu (15/2/2026).
Baca juga: Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Diteror hingga Dikuntit Dua Orang Berbadan Tegap
Dikonfirmasi terpisah, Tiyo Ardianto membenarkan sudah ada komunikasi dengan pihak universitas terkait upaya perlindungan terhadap dirinya.
“Sementara baru koordinasi intens,” jawabnya, soal bentuk perlindungan seperti apa yang diberikan kampus.
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Respon LBH Yogyakarta Soal Teror Terhadap Ketua BEM UGM: Negara Harus Beri Perlindungan,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tiyo-bem-ugm-diteror.jpg)