Kamis, 9 April 2026

Pesawat Jatuh di Nunukan

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Nunukan, Basarnas: Single Pilot

Kepala Basarnas Tarakan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Syahril membenarkan adanya pesawat jatuh di wilayah Long Bawan, Krayan Kabupaten Nunukan

Editor: Erik S

Ringkasan Berita:
  • Kepala Basarnas Tarakan membenarkan pesawat jatuh di Long Bawan, Krayan, dan proses evakuasi masih berlangsung dengan satu pilot di dalamnya.
  • Pelita Air mengonfirmasi pesawat jenis Air Tractor AT-802 registrasi PK-PAA tersebut merupakan armada charter pengangkut BBM yang baru menyelesaikan misi di Krayan.
  • Saat ini investigasi dan koordinasi antarinstansi dilakukan di Bandara Juwata Tarakan sambil menunggu informasi resmi lanjutan.

TRIBUNNEWS.COM, TARAKAN-  Kepala Basarnas Tarakan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Syahril membenarkan adanya pesawat jatuh di wilayah Long Bawan, Krayan Kabupaten Nunukan, Kamis (19/2/2026).

Saat ini pihaknya tengah berada di Bandara Juwata Tarakan melakukan rapat koordinasi bersama semua stakeholder terkait.

"Iya benar. Single pilot. Saat ini masih proses evakuasi. Untuk keterangan lengkap nanti disampaikan selanjutnya," papar Syahril. 

Single Pilot dalam dunia penerbangan adalah istilah yang merujuk pada pengoperasian pesawat terbang yang hanya dilakukan oleh satu orang pilot di kokpit

Pantauan TribunKaltara.com di Bandara Juwata Tarakan hingga pukul 15.21 WITA tampak mobil dari berbagai instansi seperti kepolisian, Lanud Anang Busra, Airnav dan sejumlah maskapai tengah parkir di halaman kantor UPBU Bandara Juwata Tarakan  Instansi terkait ini tengah melakukan rapat koordinasi.

Sementara itu, pihak bandara Juwata Tarakan belum menerima laporan resmi terkait dugaan pesawat jatuh di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara

"Untuk informasi resmi lebih lanjut, kami menunggu penyampaian dari pihak yang berwenang," ucap Florens selaku wakili Bandara Juwata Tarakan, Kamis (19/2/2026).

Lebih lanjut kata Florens, pihaknya berharap seluruh pihak dalam keadaan baik. 

koordinasi di Bandara Juwata Tarakan
PESAWAT JATUH- Tampak pihak Basarnas bersama bandara dan semua instansi terkait sedang koordinasi di Bandara Juwata Tarakan, Kamis (19/2/2026)

"Apabila terdapat informasi terbaru yang telah terkonfirmasi secara resmi, mari kita saling berbagi dan saling mendukung agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan spekulasi.

Demikian yang dapat kami sampaikan sementara," ungkap Florens.

Penjelasan Pelita Air

PT Pelita Air Services mengonfirmasi bahwa salah satu armada charter Pelita Air jatuh di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di dataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026).

Pesawat tersebut merupakan jenis Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA yang tengah menjalankan misi pengantaran BBM ke wilayah perbatasan.

Corporate Secretary PT Pelita Air Service Patria Rhamadonna mengatakan, bahwa saat ini proses investigasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait masih berlangsung.

"Sehubungan dengan perkembangan informasi mengenai salah satu armada charter Pelita Air, saat ini disampaikan bahwa proses investigasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sedang berlangsung," kata Patria dalam keterangannya, Kamis.

Baca juga: Pesawat Pengangkut BBM Dilaporkan Jatuh di Nunukan, Pencarian Masih Berlangsung

Patria menjelaskan, penerbangan tersebut merupakan layanan kargo pengangkut bahan bakar yang diawaki oleh satu orang pilot, tanpa awak kabin maupun penumpang.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved