Selasa, 14 April 2026

Polisi Tewas Dianiaya Polisi di Sulsel

Bripda DP Baru Sebulan Bertugas di Ditsamapta Polda Sulsel Sebelum Tewas Dianiaya Senior

Bripda DP baru sekitar satu bulan bertugas di Ditsamapta Polda Sulsel sebelum meninggal dunia diduga dianiaya seniornya.

|
Editor: Dewi Agustina

Upacara pemberangkatan jenazah Bripda DP rencananya dipimpin Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro.

"Iya benar, pelepasan jenazah akan dipimpin Pak Kapolda, sementara dalam perjalanan," kata Wakapolres Pinrang, Kompol Yusuf Badu kepada Tribun-Timur.com.

Kronologi Penganiayaan

Dugaan penganiayaan terjadi di Asrama Ditsamapta Polda Sulsel, Minggu (22/2/2026) subuh.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah Bripda DP diautopsi di RS Bhayangkara.

Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, mengatakan berdasarkan koordinasi sementara dengan Bidang Propam Polda Sulsel, ada enam polisi yang diperiksa.

Enam orang tersebut terdiri dari teman seangkatan dan senior Bripda DP.

"Sudah ada diperiksa di Polda sekarang, tiga, lettingnya juga dipanggil semua," ujar Aipda Muhammad Jabir saat ditemui di depan Ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel.

"Lettingnya tiga orang dan seniornya juga tiga orang," lanjutnya.

Dugaan penganiayaan mencuat setelah keluarga menemukan luka memar di tubuh almarhum.

Aipda Muhammad Jabir menyebut luka memar diduga akibat pukulan.

"Ada luka memar di perut, di sini (dada dekat leher) hitam, sama mulut keluar darah terus," ujarnya.

Sebagai anggota polisi, Aipda Muhammad Jabir menduga luka tersebut teridentifikasi kuat akibat pukulan.

"Kalau benda tumpul mungkin tidak ada, kalau bekas pukulan mungkin ada," jelasnya. 

Penulis: Rachmat Ariadi 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Bripda DP Diduga Dianiaya Senior, Kapolda Sulsel Pimpin Pelepasan Jenazah di Pincara Pinrang

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved