Rabu, 20 Mei 2026

Polisi Tewas Dianiaya Polisi di Sulsel

Luka Memar di Tubuh Bripda DP akibat Pukulan Bripda Pirman yang Kini Jadi Tersangka Utama

Luka memar di tubuh Bripda DP ternyata akibat pukulan Bripda Pirman.  Bripda DP meninggal dunia karena dianiaya seniornya Bripda Pirman.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina

Ringkasan Berita:
  • Luka memar di tubuh Bripda DP ternyata akibat pukulan Bripda Pirman.
  • Bripda DP (19) meninggal dunia karena dianiaya seniornya Bripda Pirman.
  • Bripda Pirman kini telah ditetapkan sebagai tersangka utama kasus penganiayaan Bripda DP.


TRIBUNNEWS.COM, PINRANG - Luka memar di tubuh Bripda DP ternyata akibat pukulan Bripda Pirman

Bripda DP (19) meninggal dunia karena dianiaya seniornya Bripda Pirman.

Baca juga: Sosok Bripda Pirman Tersangka Tewasnya Bripda DP, Belum Genap 2 Tahun Jadi Polisi

Bripda Pirman kini telah ditetapkan sebagai tersangka utama kasus penganiayaan Bripda DP, anggota Ditsamapta Polda Sulsel.

"Keterangan saudara P dihubungkan dengan hasil pemeriksaan Biddokkes menunjukkan adanya persesuaian, baik dari luka pukulan di bagian kepala maupun bagian tubuh lainnya. Ini sudah sinkron," ujar Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di Makassar, Senin (23/2/2026).

 

 

Pihak kepolisian kini tengah memproses lebih lanjut kasus ini untuk memberikan kepastian hukum.

Djuhandhani menyebut ada lima anggota yang saat ini masih dalam proses pemeriksaan intensif.

Salah satu di antaranya diketahui merupakan rekan satu angkatan korban.

Meski demikian, Kapolda menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah dan pemenuhan bukti materiil sebelum menetapkan status hukum mereka.

"Dari lima ini anggota semua, ada satu teman angkatan. Keterlibatan mereka masih kami dalami, kalau orang tidak bersalah kita tidak boleh hukum. Tadi malam kita sudah lakukan konstruksi ulang," jelasnya.

Djuhandhani menegaskan, tidak akan kompromi atau memberikan kebijakan kepada anggota yang melanggar aturan.

"Kami tidak memberikan kompromi ataupun kebijakan bagi anggota yang melanggar aturan. Baik disiplin, etika, maupun pidana akan kita tegakkan," tegasnya.

Kecurigaan Keluarga 

Sebelumnya, Bripda DP dikabarkan meninggal dunia di Asrama Ditsamapta Polda Sulsel, Minggu (22/2/2026) subuh.

Asrama tersebut berada di lingkungan Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved