Jumat, 5 Juni 2026

Sosok Bos Rokok HS Muhammad Suryo Kecelakaan Kendarai Moge di Kulonprogo, Istrinya Meninggal di TKP

Bos rokok HS, Muhammad Suryo, kritis usai kecelakaan moge di Kulon Progo. Istrinya tewas, dua pengendara lain luka-luka.

Tayang:
tangkapan layar/Instagram @suryagroup.holding/@Andreli_48
SOSOK BOS HS - Bos rokok HS Muhammad Suryo kecelakaan di Kulonprogo, istrinya meninggal di tempat. 

Ringkasan Berita:
  • Pengusaha rokok merek HS, Muhammad Suryo, mengalami kecelakaan saat mengendarai Harley Davidson di Jalan Wates–Purworejo, Kulon Progo
  • Sang istri, Anis Syarifah, meninggal dunia di lokasi, sementara Suryo dalam kondisi kritis dan dirawat di RS Jogja International Hospital
  • Kecelakaan diduga terjadi saat moge menyalip dan menabrak Jupiter MX yang dikendarai ayah dan anak, keduanya turut mengalami luka

TRIBUNNEWS.COM - Pengusaha rokok merek HS, Muhammad Suryo mengalami kecelakaan saat mengendarai motor gede (moge) Harley Davidson bersama istrinya, Anis Syarifah, di Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore.

Moge yang dikendarai bos HS itu diduga menabrak motor Jupiter MX yang dikendarai oleh ayah dan anak.

Akibat kecelakaan, Suryo disebutmengalami kritis dan dirawat di Jogja International Hospital.

Sementara sang istri meninggal dunia di tempat.

Penelusuran Tribunnews, Muhammad Suryo adalah pria kelahiran Lampung Timur.

Ia merupakan Founder Surya Group dan saati ini mengemban jabatan CEO Surya Group Holding Company.

Suryo adalah pemilik atau mendirikan merek rokok HS.

Sejak kecil hingga SMA, ia menghabiskan waktu di Lampung sebelum keluarganya pindah ke Bengkulu.

Masa kuliah ia tempuh di UPN Veteran Yogyakarta dengan mengambil minat jurusan Agribisnis.

 Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore.

Muhammad Suryo memulai kariernya sebagai wirausaha dari bawah. 

Baca juga: Kunjungi Pabrik Rokok HS di Magelang, Bamsoet Dorong Industri Rokok Jadi Pilar Ekonomi Nasional

Awalnya ia menjalankan usaha kecil seperti depot air isi ulang saat masih di Yogyakarta, kemudian berkembang memasuki sektor lainnya seperti konstruksi, migas, properti, dan akhirnya industri rokok bersama HS Rokok.

Pada 2024, ia mendirikan pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang, yang dimulai dengan sekitar 30 pekerja linting. 

Dalam waktu singkat, merek ini tumbuh pesat dan menyerap ribuan tenaga kerja, dengan strategi perekrutan yang inklusif tanpa peduli ijazah, usia, atau pengalaman kerja asalkan ada kemauan belajar.

Suryo juga dikenal aktif melakukan ekspansi bisnis dan rencana pengembangan pabrik rokok baru di sejumlah daerah, termasuk Lampung Timur yang diproyeksikan menyerap sekitar 3.000 pekerja lokal.

Kronologi Kecelakaan

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved