Rabu, 8 April 2026

JH Tak Muncul Lagi Setelah Melompat dari Tebing Air Terjun, Jasadnya Ditemukan 6 Jam Kemudian

Pria berusia 27 tahun tak muncul lagi usai melompat dari tebing puncak air terjun tersebut. Jasadnya ditemukan 6 jam usai kejadian.

Editor: Dewi Agustina

Ringkasan Berita:
  • JH tewas di obyek wisata Pemandian Mandin Damar, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (3/3/2026) sore.
  • Pria berusia 27 tahun ini tak muncul lagi usai melompat dari tebing puncak air terjun tersebut.
  • Jasadnya ditemukan di kedalaman sekitar empat meter 6 jam setelah kejadian.


TRIBUNNEWS.COM, BATULICIN – JH, warga Desa Taibah Raya, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan tewas di obyek wisata Pemandian Mandin Damar, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (3/3/2026) sore.

Pria berusia 27 tahun ini tak muncul lagi usai melompat dari tebing puncak air terjun tersebut.

Baca juga: Sosok Ilham Jamaludin, Kasatpol PP Sambas Meninggal saat Selamatkan Anaknya yang Tenggelam

Peristiwa bermula saat korban datang ke lokasi obyek wisata Pemandian Mandin Damar bersama rombongan berjumlah delapan orang sekitar pukul 15.00 Wita.

Setelah sempat berenang di bawah, korban bersama empat rekannya naik ke atas tebing melewati jalur samping air terjun.

Dari keterangan saksi, rekan korban, sempat memberikan peringatan kepada JH agar tidak ikut melompat karena kondisi air yang sangat dalam.

 

PELATIH VALENCIA - Petugas SAR menyelam dan menyisir perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menggunakan perahu karet, didampingi kapal patroli pengawas laut, Minggu (28/12/2025). Operasi ini untuk mencari pelatih Valencia CF Martin Carreras Fernando dan tiga anaknya yang hilang usai kapal KM Putri Sakinah tenggelam pada Jumat lalu.
PELATIH VALENCIA - Petugas SAR menyelam dan menyisir perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menggunakan perahu karet, didampingi kapal patroli pengawas laut, Minggu (28/12/2025). Operasi ini untuk mencari pelatih Valencia CF Martin Carreras Fernando dan tiga anaknya yang hilang usai kapal KM Putri Sakinah tenggelam pada Jumat lalu. (HO/IST)

 

"Saksi sudah mengingatkan agar jangan melompat, namun korban tetap terjun dengan posisi dada menghadap ke bawah dan setelah itu tidak muncul lagi ke permukaan," kata Kapolres Tanah Bumbu melalui Kapolsek Mantewe, Iptu Kusnin.

Proses pencarian berlangsung cukup lama melibatkan warga lokal, Sat Pol Airud, Brimob, BPBD, hingga Basarnas. 

Para relawan penyelam ikan setempat juga turut membantu menyisir dasar sungai.

Sekitar pukul 21.00 Wita, di tengah kondisi air yang jernih, seorang relawan berhasil melihat posisi korban di sisi kanan pusaran air pada kedalaman sekitar empat meter.

Jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 22.00 Wita.

Jasadnya kemudian langsung dilarikan ke Puskesmas Mantewe untuk proses visum oleh tim medis.

"Hasil pemeriksaan dokter menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kejadian ini murni musibah akibat kecelakaan saat berenang," jelas Kapolsek Mantewe.

Pihak keluarga korban telah menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. 

Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak perwakilan keluarga.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Lompat dari Puncak Air Terjun Mandin Damar Tanahbumbu, Pemuda Asal Banjar Ditemukan Tewas Tenggelam 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved