Perahu Kemasukan Air & Tenggelam di Gresik, Seorang ABK Tewas, 2 Lainnya Hilang
Satu unit perahu berawak 5 Anak Buah Kapal (ABK) tenggelam di depan Pelabuhan Umum Gresik, Sabtu (2/5/2026). Seorang ABK tewas.
Ringkasan Berita:
- Satu unit perahu berawak 5 Anak Buah Kapal (ABK) tenggelam di depan Pelabuhan Umum Gresik, Sabtu (2/5/2026).
- Insiden ini mengakibatkan seorang ABK berinisial S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, meninggal dunia.
- Dua orang lainnya HA (60) dan H (32), keduanya warga Gresik hilang dan masih dalam proses pencarian.
TRIBUNNEWS.COM, GRESIK - Satu unit perahu berawak 5 Anak Buah Kapal (ABK) tenggelam di depan Pelabuhan Umum Gresik, Sabtu (2/5/2026).
Insiden ini mengakibatkan seorang ABK berinisial S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, meninggal dunia.
Baca juga: Jenazah Ayah & Anak Korban Perahu Dihantam Ombak Ditemukan, Senter Masih Menyala di Kepala Korban
Dua orang lainnya HA (60) dan H (32), keduanya warga Gresik hilang dan masih dalam proses pencarian.
"Korban meninggal dunia telah dievakuasi tim SAR Satpolairud Polres Gresik dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan," kata Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita.
Sementara dua ABK lainnya dinyatakan selamat.
Perahu Kemasukan Air dan Tenggelam
Perahu yang mengangkut besi tua itu awalnya berangkat dari wilayah Pantai Lumpur, Kecamatan Gresik menuju Kamal, Pulau Madura untuk membeli besi tua.
Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima ABK.
Kemudian kapal kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua.
Saat melintas di perairan depan Pelabuhan Umum Gresik sekitar pukul 21.00 WIB, perahu diduga kemasukan air akibat gelombang dari kapal yang melintas.
Kemudian perahu miring dan ABK panik sehingga perahu tenggelam.
"Akibat insiden tersebut, seorang ABK ditemukan meninggal dunia, 2 orang masih dalam pencarian dan 2 lainnya berhasil selamat," kata AKP Nyoman Ardita, Minggu (3/5/2026).
Dalam penyelamatan, 2 ABK berhasil diselamatkan oleh kapal TB Wales dan KM Kutai Raya yang melintas.
AKP Nyoman Ardita mengatakan, pihaknya bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu bersama masyarakat terus melakukan pencarian secara maksimal.
"Polres Gresik melalui Satpolairud langsung melakukan evakuasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Korban-Perahu-Tenggelam-di-Gresik_1.jpg)