Kronologi Penemuan 2 Jasad Pria di Atap Masjid Brebes, Hasil Visum Tak Ada Tanda Kekerasan
Dua pria di Brebes tewas tersengat listrik di atap masjid, jasadnya baru ditemukan empat hari kemudian dalam kondisi pembusukan.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Insiden tragis yang menewaskan dua pria di atas dak Masjid Miftahul Jannah, Brebes, Jawa Tengah, menjadi pengingat keras akan fatalnya bahaya paparan kabel listrik bertegangan tinggi yang menjuntai di area konstruksi.
Kelalaian terhadap prosedur keamanan kelistrikan dapat menyebabkan luka bakar serius hingga kematian instan, sebagaimana yang dialami korban akibat sengatan arus PLN yang tidak terproteksi.
Awalnya, korban bernama Iwantoro (29) dan Bambang (44) naik ke atap masjid untuk menemui Marhadi yang sedang memasang lampu hias pada Jumat (20/3/2026).
Marhadi merupakan paman dari Iwantoro.
Kedua korban meminta Marhadi mengantarkan ke rumah istri salah satu korban di Kecamatan Songgom, Brebes.
Namun, Marhadi menolak karena sedang sibuk bekerja.
Tanpa sepengetahuan Marhadi, kedua korban naik ke dak atap masjid dan tersengat kabel listrik PLN yang menjuntai.
Sejak saat itu, keduanya tidak pernah pulang ke rumah.
Pada Sabtu (21/3/2026) atau saat lebaran pihak keluarga membuat laporan orang hilang.
Jasad korban ditemukan pada Rabu (25/6/2026) setelah warga curiga dengan kondisi atap masjid yang kotor dan mengeluarkan bau tak sedap.
Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Farid Nur Aziz, menerangkan hasil visum menunjukkan adanya luka bakar pada tubuh kedua korban.
Baca juga: Motif Pembunuhan Dokter Wanita di Gayo Lues Aceh, Jasad Ditemukan Adik saat Lebaran
Kondisi jasad telah membusuk dengan estimasi meninggal empat hingga lima hari.
"Kami telah melakukan visum di RSUD Brebes," paparnya.
Ia memastikan tak ada tanda kekerasan melinkan tersengat aliran listrik PLN.