Samarkan Mercon Jadi Cat, Warga Sumenep Jadi Tersangka Ledakan Semarang
Polisi tangkap penjual bahan peledak online terkait ledakan Gayamsari yang tewaskan bocah 9 tahun dan guncang warga Semarang.
Sejumlah warga menggambarkan suara ledakan lebih keras daripada ban truk meletus.
“Kami kira trafo listrik yang meledak. Hampir semua warga keluar rumah karena kaget,” ujar Wiwik, salah satu saksi.
Belakangan diketahui bahwa bahan peledak dibeli secara online dengan sistem COD.
Paket yang datang tidak menimbulkan kecurigaan karena dianggap barang biasa.
Bahkan, nenek korban sempat membayar paket tersebut tanpa mengetahui isi sebenarnya.
Dampak Sosial dan Psikologis
Tragedi ini meninggalkan trauma mendalam bagi warga sekitar.
Anak-anak yang biasanya ramai bermain kini lebih pendiam.
Orangtua pun semakin khawatir terhadap aktivitas anak, terutama penggunaan ponsel dan belanja online.
“Sekarang apa saja bisa dibeli lewat HP. Kalau anak tidak jujur, bisa bahaya seperti ini,” tambah Wiwik. (Tribun Jateng/Reza Gustav Pradana/Rezanda Akbar D)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Sosok SR Penjual Bahan Peledak ke Bocah 12 Tahun di Semarang, Kini Jadi Tersangka dan Lebih Besar Dari Ledakan Trafo, Kesaksian Warga Soal Ledakan Petasan Berujung Maut di Semarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/merconsemarang1222.jpg)