Senin, 13 April 2026

Merawat Eksistensi Seni Lakon Lewat Ekskul Teater Sokle Karanganyar

Di tengah derasnya pengaruh budaya populer di era modern, masih ada upaya anak muda nguri-uri atau melestarikan seni lakon.

Tribunnews.com/Ist
PENTAS TEATER - Teater Sokle SMA Negeri Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, sukses menyelenggarakan pentas produksi ke-19 di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta, Jumat (27/3/2026) malam. Teater Sokle mementaskan sebuah naskah yang berjudul "Memahat Atma" karya Sari Martanti dan disutradari oleh Yuliansyah Rino. 

Sementara itu Kepala SMA Negeri Karangpadan, Munarso, mengapresiasi buah karya para siswa-siswi di pentas produksi Teater Sokle.

"Satu kata yang bisa saya sampaikan, luar biasa. Saya sampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak/ibu guru, para pembina, pelatih, dan semua yang andil dalam pentas selama ini, begitu luar biasa," ungkapnya.

Munarso juga mengapresiasi para pemeran dalam pentas.

Ia menilai aksi para pemain membuat penonton hanyut dalam emosi.

"Semoga Teater Sokle tetap eksis, hidup, dan terus berkembang. Seperti namanya, menjadi sinar yang menerangi untuk semuanya," pungkas Munarso.

Tentang Naskah yang Dipentaskan

Sementara itu penulis naskah "Memahat Atma", Sari Martanti mengaku bangga Teater Sokle dapat memvisualisasikan naskah menjadi pertunjukan yang mengesankan.

Ia mengungkapkan naskah tersebut berusaha menyampaikan nilai-nilai kehidupan melalui tokoh Nian, Prambasto, dan Mahatma.

"Bagaimana pentingnya menjaga kehormatan diri, mengupayakan masa depan yang baik di tengah keterbatasan dan tekanan sosial. Naskah ini juga menyampaikan bahwa jiwa yang besar terbentuk dari berbagai permasalahan hidup yang dijalani dengan baik.," ungkapnya selepas pementasan.

"Saya berharap naskah ini akan relate bahkan hingga di masa mendatang," imbuhnya.

Apresiasi Penonton

Pementasan malam itu juga tak luput dari apresiasi penonton.

Salah satu penonton, Wido Astiningrum, menilai alur cerita hingga akting para pemain sangat baik.

"Keren banget, beberapa momen malah relate sama kehidupan sehari-hari. Salut untuk seluruh tim pementasan," ujarnya.

Perempuan asal Kota Solo itu berharap Teater Sokle terus melanjutkan karya-karya terbaiknya.

"Sukses terus untuk Teater Sokle, ditunggu karya-karya berikutnya," pungkasnya.

 (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved