Kamis, 11 Juni 2026

Santri Jadi Korban Kecelakaan, Alumni Gontor Desak Pemkab Ponorogo Segera Perbaiki Jalan Rusak

Keprihatinan mendalam menyelimuti keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyusul kecelakaan yang merenggut nyawa dua santrinya.

Tayang:
Penulis: Anita K Wardhani
gontor.ac.id
Kabar terbaru mengenai Pondok Gontor terpapar Covid-19. Jumlah santri positif bertambah hingga jadi klaster baru. 
Ringkasan Berita:
  • Prihatin atas insiden kecelakaan lalu lintas yang membuat 2 orang santriPondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo Jawa Timur wafat, alumninya membuat pernyataan.
  • Mereka mendesak Pemkab setempat segera melakukan perbaikan jalan Siman. 
  • ​Jalur sepanjang Brahu hingga perempatan Jabung di Kecamatan Siman dinilai sebagai jalur strategis nasional yang perlu diperhatikan infratrukturnya. 

 

TRIBUNNEWS.COM, ​PONOROGO – Keprihatinan mendalam menyelimuti keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyusul kecelakaan yang merenggut nyawa dua santri di Jalan Raya Siman, Ponorogo, belum lama ini.

Menanggapi kondisi jalan yang rusak parah selama bertahun-tahun, sejumlah Ketua Cabang Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor dari berbagai wilayah di Indonesia menyatakan sikap tegas mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo untuk segera melakukan perbaikan total.

Baca juga: Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Padang Lebaran Hari Ini, Pondok Gontor Ponorogo Lebaran Hari Jumat

​Jalur sepanjang Brahu hingga perempatan Jabung di Kecamatan Siman dinilai sebagai jalur strategis nasional. 

Selain menjadi akses utama bagi ribuan santri, wali santri, alumni dan mahasiswa UNIDA dari seluruh Indonesia, jalur ini juga merupakan rute utama peziarah menuju situs bersejarah Tegalsari dan wajah utama Ponorogo bagi pendatang dari luar daerah.

Baca juga: Perbedaan Lebaran 2026: Ada yang Kamis, Muhammadiyah-Ponpes Gontor Hari Ini, Versi Pemerintah Besok

Desakan para alumni Gontor yang sering bolak-balik berkunjung ke Ponorogo diantaranya datang dari ​Ketua IKPM Cabang Bandung, Nur Kholiq Almansuri. 

​"Jalan Siman adalah wajah Ponorogo di mata masyarakat nasional. Ribuan orang dari Bandung dan Jawa Barat tiap bulan melintas di sana. Sangat ironis jika akses menuju lembaga kelas dunia seperti Gontor justru dibiarkan rusak dan membahayakan nyawa," Katanya. 

Hal yang sama juga disampaikan ketua IKPM Gontor Cabang Malang, David Rusdianto. 

​"Kondisi jalan berlubang dan adanya sisa rel kereta api di jalur Brahu-Jabung adalah jebakan maut bagi pengendara. Kami tidak ingin mendengar ada lagi adik-adik santri kami yang menjadi korban hanya karena kelalaian infrastruktur. Perbaikan ini harus jadi prioritas utama, bukan sekadar tambal sulam."

​Ketua IKPM Bekasi, Aboy Maulana menyoroti citra Ponorogo yang buruk jika jalan itu tak segera diperbaiki. 

​"Pemkab Ponorogo harus peka bahwa ribuan orang dari luar daerah membawa kesan buruk tentang Ponorogo karena jalanan yang hancur. Bupati harus segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan permanen demi mendukung keamanan infrastruktur di sekitar pondok." Ujar Aboy. 

Tak hanya Alumni Gontor yang berasal dari Pulau Jawa, desakan serupa juga datang dari Alumni Gontor Indonesia Timur. 

​"Jarak kami jauh di Maluku Utara, tapi hati kami selalu di Gontor. Kami sangat menyayangkan lambatnya respon pemerintah daerah. Jika jalan ini adalah akses utama menuju pusat peradaban dan pendidikan, seharusnya dirawat dengan istimewa, bukan malah terabaikan hingga memakan korban jiwa, " Kata Ketua IKPM Maluku Utara, Doni Indrawan Sitompul:

​Ketua IKPM OKI Ogan Ilir, Kuntum Khairu Basya mewakili wilayah Sumatera juga tak mau ketinggalan. 

​"Kami sangat mendesak Pemkab Ponorogo untuk bergerak cepat. Apalagi menjelang peringatan 100 Tahun Gontor, mata dunia akan tertuju ke sini. Bagaimana mungkin kita menyambut tamu-tamu agung, menteri, bahkan Presiden, dengan kondisi jalan yang memprihatinkan dan membahayakan seperti itu?" Katanya. 

​Para ketua IKPM Gontor cabang dari berbagai daerah menekankan bahwa perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 3-5 KM di Kecamatan Siman ini sangat mendesak mengingat Gontor akan segera merayakan peringatan 100 Tahun (Satu Abad). 

Acara internasional tersebut dipastikan akan dihadiri oleh tokoh nasional, menteri, hingga kepala negara, sehingga kelayakan infrastruktur menjadi pertaruhan martabat daerah.

Gontor Keluarkan Maklumat 

​Sebagai penutup, duka mendalam ini telah memicu langkah luar biasa dari internal Pondok Modern Darussalam Gontor. 

Melalui Maklumat Nomor: 4/PMDG/k-01/X/1447 tertanggal 31 Maret 2026, Pimpinan PMDG secara resmi melarang seluruh keluarga besar pondok yang berusia di bawah 30 tahun untuk mengendarai sepeda motor. 

Gontor juga kini mewajibkan penggunaan mobil bagi guru dan mahasiswa yang beraktivitas di luar pondok.

Langkah drastis ini diambil karena Pimpinan Gontor tidak ingin lagi ada santri yang menjadi korban jiwa. 

Hal ini menjadi sinyal kuat bagi Pemkab Ponorogo bahwa situasi keamanan jalan di Siman sudah dalam taraf darurat.

Jawaban Pemkab Ponorogo 

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto saat dikonfirmasi mengatakan jika perbaikan jalan di kawasan Simn Ponorogo. 

"Untuk perbaikan di ruas itu sudah masuk di perencanaan kami, pengerjaannya di 2026 ini," jelas Jamus. 

Menurut Jamus, saat ini tahapannya sampai pada fase review perencanaan.

"Perkiraan masuk lelang bulan depan," jelas Jamus lagi. 

Lantas, mungkinkah jika perbaikan jalan ini bisa dipercepat? 

Jamus mengatakan jika pemerintah daerah mengikuti aturan perundang-undangan yang ada.

"Kami kan juga diukur terkait kepatuhan atas perundang-undagan. Kalau percepatan ini membuat kami harus melanggar kewenangan, risikonya berat," tandas Jamus. 

Saat ditanya, apakah perbaikan darurat bisa menjadi langkah awal sebelum lelang pengerjaan perbaikan jalan dilakukan mungkin dilakukan? 

Menurut Jamus hal ini sudah dilakukan. 

"Sangat memungkinkan, dan sudah rutin kami lakukan," pungkasnya. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved