Selasa, 28 April 2026

Berita Viral

Fakta SPBU di Semarang yang Larang Padamkan Motor Terbakar Pakai APAR karena Mahal

Motor terbakar di SPBU Semarang viral usai korban mengaku sulit meminjam APAR. Kasus berakhir damai, tapi jadi sorotan standar keselamatan publik.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Video motor terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang viral di media sosial.
  • Api muncul setelah motor dinyalakan usai isi BBM, diduga akibat korsleting.
  • Korban mengaku sempat ditolak meminjam APAR sebelum motor hangus.
  • Mediasi antara korban, SPBU, dan Pertamina berakhir secara kekeluargaan.
  • Damkar memberi pembinaan, insiden jadi evaluasi standar keselamatan layanan publik.

TRIBUNNEWS.COM - Viral di media sosial, sebuah unggahan yang menunjukkan video motor terbakar di depan SPBU di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pemilik motor, Chiko Relisviano Ramadhan mengaku peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2026) sore, tak lama setelah ia mengisi BBM di SPBU Sriwijaya, Kota Semarang.

Dalam video yang beredar di media sosial, motor tersebut terbakar hingga hangus dan api terlihat membesar.

Dari narasi yang beredar, ternyata pemilik motor sempat meminta bantuan dengan memincam Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada SPBU namun petugas bilang tidak bisa karena harga mahal dan harus menunggu manajer.

Setelah motor hampir terbakar habis, petugas SPBU pun akhirnya memadamkan api menggunakan APAR milik SPBU.

Kini antara pemilik motor, pihak SPBU, dan Pertamina sudah melakukan mediasi.

Peristiwa ini jadi pengingat pentingnya standar keselamatan layanan publik, terutama di tempat-tempat rawan terbakar seperti di SPBU.

Berikut fakta terkait viralnya motor terbakar di Kota Semarang:

1. Kronologi Kejadian

Chiko kepada TribunJateng.com menuturkan, peristiwa yang menimpanya tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2026) sore.

Saat itu, motornya terbakar sesaat setelah dihidupkan usai mengisi BBM di SPBU Sriwijaya.

"Jadi kemarin sore itu habis mengisi bensin di SPBU, lalu keluar. Saat menyalakan motor dengan double starter, muncul percikan api di bagian karburator,"

"Saya menduga ada masalah korsleting listrik," ujarnya.

Baca juga: Viral Penemuan Uang Rp86 Juta dalam Pintu Masjid di Lombok, Sosok Pemiliknya Terungkap

Chiko mengaku sempat meminta bantuan petugas SPBU untuk mengeluarkan APAR, namun tak direspons.

"Saya sudah minta tolong agar APAR dikeluarkan, tapi petugas bilang tidak bisa karena harganya mahal dan harus menunggu manajer," keluhnya.

Ia bersama temannya akhirnya secara mandiri mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, api terus membesar membakar motornya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved