Modus Pernikahan Sesama Jenis di Malang, Pelaku Kabur setelah Malam Pertama
Wanita asal Malang bernama Intan Anggraeni melapor ke polisi usai malam pertama pernikahan siri, saat tahu pasangannya ternyata perempuan.
Ringkasan Berita:
- Di Malang, Jawa Timur, seorang perempuan bernama Intan Anggraeni (28) melaporkan pasangannya setelah menikah siri.
- Saat malam pertama, ia baru mengetahui bahwa sosok yang dikenal sebagai Rey ternyata perempuan.
- Kasus penipuan identitas ini kini ditangani Polresta Malang Kota setelah pelaku melarikan diri.
TRIBUNNEWS.COM - Pernikahan siri sering dianggap solusi cepat dan sah secara agama, namun praktik ini menyimpan bahaya serius bagi pasangan, terutama perempuan.
Tanpa pencatatan resmi di lembaga negara, pernikahan siri membuka celah bagi penipuan identitas, eksploitasi, hingga tindak pidana yang lebih berat.
Di Malang, Jawa Timur, seorang perempuan bernama Intan Anggraeni (28) menjadi korban penipuan setelah menikah siri.
Saat malam pertama, Intan baru mengetahui pasangannya yang bernama Rey merupakan perempuan.
Mereka kenal sejak Sabtu (14/2/2026) dan memutuskan menikah secara siri pada Jumat (3/4/2026).
Intan telah melaporkan penipuan identitas ini ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026).
Wanita yang mengaku bernama Rey telah melarikan diri dari rumah.
Modus yang digunakan pelaku yakni memberi iming-iming hadiah mobil mewah serta rumah.
“Dijanjikan mobil Lamborghini sama rumah, katanya sudah dibayar dan akan didatangkan pada tanggal pernikahan,” ucap Intan.
Selain itu, Intan dijanjikan jalan-jalan ke luar negeri setelah membuat paspor.
“Sebelum menikah saya disuruh buat paspor. Katanya mau diajak ke luar negeri,” lanjutnya.
Baca juga: Polri Minta Waspada Penipuan Modus Masuk Akpol, Oknum Polisi-Sipil Terlibat akan Diproses
Selama dua bulan kenal, Intan tak menaruh curiga lantaran penampilan pelaku seperti laki-laki.
"Tahunya pas malam pertama. Setelah saya tahu dia ternyata wanita, saya langsung nangis dan lapor ke orang tua," sambungnya.
Menurutnya, pernikahan siri dilakukan secara mendadak tanpa dihadiri keluarga pelaku.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan adanya laporan penipuan pernikahan sesama jenis.
Pihaknya masih mendalami identitas terlapor.
"Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut," katanya, dikutip dari SuryaMalang.com.
Baca juga: Ngaku Karyawan TV Swasta, Pelaku Penipuan dan Pemalsuan Surat Kendaraan Bermotor di Jaksel Ditangkap
Sementara itu, kuasa hukum korban, Eko NS, menerangkan kliennya curiga sejak rencana pernikahan siri dimajukan.
“Alasannya waktu itu karena ada keluarga yang meninggal, jadi pernikahannya dilakukan secara siri. Tapi setelah kami telusuri, ternyata tidak ada yang meninggal,” bebernya.
Saat malam pertama, korban mendapati pelaku berjenis kelamin perempuan dan langsung melapor ke orang tua.
“Langsung diusir oleh keluarga korban karena ada indikasi pengancaman. Dia bilang kalau korban lapor ke Polisi, dia juga akan laporkan ke Polisi,” pungkasnya.
Sebagian artikel telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Perempuan di Kota Malang Kaget saat Malam Pertama Pernikahan, Ternyata Suaminya Adalah Perempuan
(Tribunnews.com/Mohay) (SuryaMalang.com/Rifky)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.