Wali Kota Solo Ajak ASN Jumat Bersepeda, Tempat Parkir Motor Justru Penuh
ASN masih banyak menggunakan sepeda motor. Kondisi tersebut terlihat dari penuhnya area parkir motor.
Ringkasan Berita:
- ASN Pemkot Solo masih dominan menggunakan motor, terlihat parkiran penuh, sementara sepeda masih minim digunakan.
- Wali Kota Respati Ardi menegaskan program Jumat Bersepeda hanya imbauan, tanpa sanksi bagi ASN.
- Program bertujuan hemat energi, kurangi kemacetan, dan dorong masyarakat mulai bersepeda secara bertahap.
TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah belum banyak yang menggunakan sepeda ke kantor pada Jumat (10/4/2026).
ASN masih banyak menggunakan sepeda motor. Kondisi tersebut terlihat dari penuhnya area parkir motor.
Terkait hal ini, Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan tidak akan memberikan sanksi kepada ASN.
Sebab, gerakan tersebut bersifat imbauan, bukan kewajiban yang disertai hukuman.
“Ini saya mengimbau seluruh jajaran untuk kampanye hemat energi. Kita canangkan dengan Jumat Bersepeda,” jelasnya saat ditemui di wilayah Nusukan, Banjarsari, Solo, Jumat (10/4/2026).
Meski telah resmi dimulai pada Jumat (10/4/2026), implementasi program ini belum berdampak signifikan.
Jumlah Sepeda Minim, Motor Masih Mendominasi
Pantauan di Balai Kota Solo menunjukkan area parkir masih didominasi sepeda motor, sementara jumlah sepeda yang terparkir terbilang minim.
Respati menegaskan, pendekatan persuasif dipilih karena tujuan utama gerakan ini adalah mengajak, bukan memaksa.
“Saat ini saatnya bukan marah-marah bukan menghukum bagi yang tidak bersepeda. Tetap kami hari ini mengimbau seluruh kepegawaian menghemat bahan bakar energi,” terangnya.
Gerakan 'Jumat Bersepeda' sendiri diluncurkan sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM), di tengah situasi global yang turut memengaruhi energi.
Selain menyasar ASN, Respati juga mengajak masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi.
Ia menilai, penggunaan sepeda tidak hanya berdampak pada penghematan energi, tetapi juga membantu mengurangi kemacetan dan meningkatkan kesehatan warga.
Baca juga: WFH di Pemkot Bogor, Petugas Kelurahan Tetap Masuk Kantor
“Kami juga segera memberikan imbauan ke seluruh warga Solo perkantoran bagi yang ingin mengikuti Jumat Bersepeda. Ini sifatnya imbauan tidak paksaan. Saya ingin hanya mengajak. Mari kita bayangkan Solo menjadi kota pesepeda pasti akan bersih dan kemacetan terurai. Bonusnya sehat,” jelasnya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk mulai mencoba bersepeda secara bertahap, termasuk memadukannya dengan transportasi umum bagi yang memiliki jarak tempuh jauh.
“Yang belum sepeda saya ajak pelan-pelan cobalah bersepeda. Kalau jarak terlalu jauh bisa commute nyambung transportasi umum. Ada anak SMA N 1 Solo rumahnya di Klaten tiap hari naik KRL ke sekolah naik sepeda. Ini kebiasaan baru. Yang belum semoga bersepeda tiap Jumat,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Parkiran-Balai-Kota-Solo-masih-dipenuhi-sepeda-motor.jpg)