Daftar Kontroversi Gubernur Kaltim Rudy Masud, Berujung Akan Didemo Ribuan Orang Hari Ini
Ribuan massa demo di Kaltim menuntut evaluasi gubernur usai kebijakan kontroversial terkait anggaran miliaran rupiah.
Sebagian menyebut gayanya seperti “Noni Belanda” dan menilai busananya kurang sesuai dengan situasi blusukan.
Namun, tidak sedikit pula yang menilai penampilannya tetap elegan dan menjadi bagian dari gaya personalnya.
Sarifah Suraidah pada akhirnya buka suara.
Ia menanggapi keviralan ini melalui sebuah unggahan di Instagram story-nya.
"Baju dan gayanya kok berlebihan??" tulis Sarifah menjawab komentar netizen.
Tak mau ambil pusing, istri Gubernur Kaltim ini pilih melakukan apa yang dia inginkan.
"Hidup cuma sekali, hidup gak bisa diputar lagi. Lakukan apa yang mau dilakukan,” tulis Sarifah, dikutip Tribunnews.com.
Terlebih ia hidup bukan untuk menyenangkan banyak orang.
Ia pun memilih untuk menjadi diri sendiri.
“Kita gak hidup buat untuk menyenangkan, jadilah diri sendiri,” lanjutnya.
Baca juga: Video Gubernur Kaltim Rudy Masud Pakai Range Rover KT 1, Milik Pribadi tapi Tak Tercatat di LHKPN
3. Gaji Tenaga Ahli
Pada awal Maret 2026, Rudy Masud disorot karena menganggarkan miliaran rupiah untuk membayar Tim Ahli Strategis Percepatan Pembangunan periode 2025–2030.
Total anggaran yang dimasukkan ke Rincian Anggaran Belanja Kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) 2026 mencapai Rp10,5 miliar.
Anggaran sebanyak itu terdiri dari gaji per bulan hingga perjalanan dinas.
Sementara jumlah tim ahli mencapai puluhan orang.
Rinciannya dewan penasihat berjumlah 8 orang dan koordinator bidang atau divisi lainnya yang berjumlah 35 orang.
Sekda Kaltim, Sri Wahyuni membenarkan terkait keberadaan tim ahli tersebut.
Ia menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri.
Di sisi lain, pengadaan tim ahli juga dilakukan oleh wilayah lain.
Termasuk DKI Jakarta yang anggarannya melebihi Kaltim.
“Lampiran peraturan itu sudah dikonsultasikan dengan Kemendagri. Karena ini tenaga ahli dan kita mengacu juga pada beberapa daerah," kata Sri.
“Karena ini tenaga ahli, tentu kita membutuhkan orang-orang yang memang memiliki keahlian dan pengalaman di bidangnya,” tegasnya, dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Gubernur Kaltim Disorot soal Mobil Dinas Rp 8,5 M: Intip Koleksi Garasi Rudy Masud, Harta Rp 165 M
4. Renovasi Rumah Dinas
Di bulan April 2026, Rudy Masud tidak luput dari kontroversi.
Kali ini, publik menyorot anggaran renovasi rumah dinas yang mencapai Rp25 miliar.
Rudy Masud dalam kesempatannya memastikan perbaikan sudah sesuai dengan aturan.
Menurutnya anggaran sebesar itu disesuaikan dengan kebutuhan.
"Tentu banyak hal yang harus dibenahi semuanya dan sebagainya," ungkapnya, dikutip dari TribunKaltim.co.
"Intinya semuanya transparan, akuntabel, semuanya bisa dipertanggungjawabkan pastinya," tandasnya.
(Tribunnews.com/Endra/Ilham Rian Pratama/Theresia Felisiani)(TribunKaltim.co/Raynaldi Paskalis)(Kompas.com)