Kronologi Mahasiswa Unsoed Purwokerto Disekap dan Dianiaya Selama 2 Hari hingga Tak Ikut UTS
Mahasiswa Unsoed Purwokerto inisial D diduga jadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh sesama mahasiswa hingga tidak ikut UTS.
Keluarga Mengaku Diintimidasi
Pihak keluarga menyatakan turut mengalami tekanan saat mencoba menindaklanjuti kasus yang dialami korban.
Pihak keluarga sempat menerima ancaman bahwa korban terancam tidak bisa kuliah di mana pun dan akan dilaporkan balik.
Di sisi lain, keluarga korban sempat mendatangi pihak kampus pada Senin (20/4/2026) untuk mencari kejelasan.
Baca juga: Guru SD di Jambi Jadi Korban Penyekapan dan Perampokan, Menangis Histeris hingga Trauma
Dalam proses tersebut, mereka mengaku mendapat tekanan verbal.
"Kami menerima kuasa dari korban atau pelapor berinisial D, yang merupakan saksi korban dalam peristiwa yang mengarah pada dugaan tindak pidana penganiayaan, pengeroyokan, perampasan barang, hingga penyekapan," jelas Salsabila.
"Keluarga korban juga mengalami intimidasi verbal, diancam tak bisa kuliah dimanapun dan diancam akan dilaporkan balik," terangnya.
Keluarga korban didampingi Tribhata Banyumas akhirnya melaporkan kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan ke Polresta Banyumas pada Senin (20/4/2026).(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul 2 Hari Mahasiswa Unsoed Purwokerto Disekap dan Dianiaya, Pihak Kampus Minta Korban Lapor,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mahasiswa-Unsoed-Purwokerto-disekap.jpg)