Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini, Rabu 29 April 2026, BMKG: Bali Berpotensi Hujan Sangat Lebat
Berikut potensi cuaca ekstrem dari BMKG untuk seluruh wilayah di Indonesia pada Rabu (29/4/2026). Bali waspada hujan lebat
TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem untuk hari ini, Rabu (29/4/2026).
Hari ini, sejumlah daerah di Indonesia berpotensi hujan sangat lebat.
Saat artikel ini ditulis pada pukul 07.06 WIB, DKI Jakarta berpotensi hujan sedang hingga lebat hari ini.
Sementara Bali berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat.
Wisatawan yang sedang berlibur di bali, tak ada salahnya untuk membawa payung saat bepergian.
Jawa Barat hingga Jawa Timur diprakirakan BMKG juga berpotensi hujan sangat lebat.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara atau di luar ruangan.
Apabila hujan lebat terjadi, meneduh menjadi pilihan bijak karena hujan bisa saja mengurangi jarak pandang dan menutupi lubang di jalan yang bisa menyebabkan kecelakaan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu 29 April 2026 Hari Ini, Mayoritas Sulsel Hujan
Lebih lengkapnya, berikut potensi cuaca ekstrem BMKG untuk Rabu (29/4/2026):
- Bali: Hujan Lebat - Sangat Lebat
- Bengkulu: Hujan Lebat - Sangat Lebat
- Jawa Barat: Hujan Lebat - Sangat Lebat
- Jawa Tengah: Hujan Lebat - Sangat Lebat
- Jawa Timur: Hujan Lebat - Sangat Lebat
- Maluku: Hujan Lebat - Sangat Lebat
- Nusa Tenggara Barat: Hujan Lebat - Sangat Lebat
- Nusa Tenggara Timur: Hujan Lebat - Sangat Lebat
- Papua Pegunungan: Hujan Lebat - Sangat Lebat
Berikut tips menghadapi cuaca ekstrem dikutip dari bpbd.jogjaprov.go.id:
1. Pemantauan Cuaca Secara Berkala
Selalu mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG untuk mengetahui prakiraan hujan lebat atau cuaca ekstrem lainnya. Pemantauan yang rutin akan memberikan peringatan dini yang sangat penting dalam menghadapi potensi bencana.
2. Pembersihan Saluran Drainase
Pastikan saluran air, selokan, dan sungai bebas dari sampah dan material yang menghambat aliran air. Saluran air yang terjaga kebersihannya akan mencegah banjir lokal dan genangan air yang merugikan.
3. Pembuatan Sumur Resapan dan Kolam Retensi
Bangun struktur yang dapat menampung dan menyerap air hujan, seperti sumur resapan atau kolam retensi. Hal ini akan mengurangi limpasan air hujan dan menekan risiko banjir, terutama di kawasan perkotaan.
Baca juga: Apa Itu Godzilla El Nino? Mengenal Fenomena Kemarau Ekstrem Hantam Indonesia April-Oktober 2026
4. Penanaman Vegetasi