Penyebab KA Dhoho Tabrak Truk di Blitar, Polisi Amankan CCTV dan Periksa Sopir Truk
KA Dhoho menabrak truk mogok bermuatan pasir di perlintasan resmi di Blitar. Sirene sudah berbunyi namun tabrakan tak terhindarkan.
Ringkasan Berita:
- KA Dhoho bertabrakan dengan truk bermuatan pasir yang mogok di tengah jalur meski sirene peringatan sudah berbunyi dan palang pintu hendak ditutup.
- Petugas sempat berupaya menghentikan laju kereta, namun jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.
- Tidak ada korban jiwa, tetapi lokomotif KA 408 mengalami gangguan teknis.
TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kecelakaan kereta diakibatkan kelalaian pengemudi sepeda motor atau mobil di perlintasan sebidang.
PT KAI mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin mematuhi aturan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
Pada Selasa (28/4/2025) malam, KA Dhoho bertabrakan dengan truk bermuatan pasir yang mogok di tengah jalur meski sirene peringatan sudah berbunyi dan palang pintu hendak ditutup.
Kecelakaan terjadi di jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, Jawa Timur.
Petugas sempat berupaya menghentikan laju kereta, namun jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.
Tak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan truk tetap melintas meski sirine sudah dibunyikan.
"Saat berada di tengah perlintasan, kendaraan tiba-tiba mengalami mogok dengan posisi tidak preipal dengan jalur kereta api, sehingga menghalangi ruang bebas jalur kereta api," ungkapnya, Rabu (29/4/2026), dikutip dari TribunJatim.com.
Lokomotif KA 408 mengalami gangguan teknis akibat tabrakan.
"Sedang masinis dan asisten masinis dalam kondisi selamat," lanjutnya.
Baca juga: Pasca-Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Penumpang KRL Pilih Duduk di Gerbong Tengah
Proses evakuasi segera dilakukan sehingga kereta dapat melaju kembali sekitar pukul 22.35 WIB.
"Kami sangat menyayangkan tindakan pengguna jalan yang tetap melintas saat sirene sudah berbunyi. Pelanggaran seperti ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal," tandasnya.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota, Agus Prayitno, mengatakan proses penyelidikan masih berjalan dengan mengecek rekaman CCTV di pos perlintasan kereta.
"Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi," tuturnya.
Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jawa Timur.
Sopir truk bernama Andung Guritno (39) dan kenek, Nazhri Eka (24) masih berstatus saksi.
Baca juga: Polisi Usut Dugaan Kelalaian Kecelakaan Kereta di Bekasi, Sopir Taksi hingga Masinis Diperiksa
"Truk selesai dievakuasi dari lokasi pagi tadi. Nanti kalau penyelidikan sudah selesai, hasilnya akan kami sampaikan lagi," pungkasnya.
Salah satu saksi, Dodi, menjelaskan sopir dan kenek truk langsung turun dari kendaraan.
Mereka meminta bantuan warga untuk mendorong truk yang mogok di perlintasan kereta.
“Ada sekitar delapan orang yang dorong truk, tapi truk tidak bergerak. Saya juga ikut bantu dorong,” ujarnya.
Muatan pasir yang berat membuat evakuasi gagal sehingga truk tertabrak kereta.
Sebagian artikel telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Tabrakan KA Dhoho vs Truk Pasir di Blitar, Tim TAA Polda Jatim Akan Lakukan Olah TKP
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJatim.com/Samsul Hadi)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.