Soroti Ancaman Perubahan Iklim, Rustini Muhaimin Ingatkan Wisatawan Tak Buang Sampah Sembarangan
Rustini mengingatkan wisatawan maupun masyarakat agar tidak menjadikan Ranupani dan Ranu Regulo sebagai tempat membuang sampah.
Ringkasan Berita:
- Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, memimpin langsung aksi bersih-bersih kawasan wisata Ranupani dan penanaman pohon di kawasan Ranu Regulo
- Rustini mengingatkan wisatawan maupun masyarakat agar tidak menjadikan Ranupani dan Ranu Regulo sebagai tempat membuang sampah.
- Menurut Rustini, aksi bersih kawasan wisata dan penanaman pohon tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap ancaman perubahan iklim.
TRIBUNNEWS.COM, LUMAJANG - Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, memimpin langsung aksi bersih-bersih kawasan wisata Ranupani dan penanaman pohon di kawasan Ranu Regulo, Lumajang, Jawa Timur Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan yang menggandeng Tera Volunteer bersama ratusan kader Perempuan Bangsa itu menjadi sorotan karena disertai pesan tegas soal persoalan sampah dan ancaman kerusakan lingkungan di kawasan kaki Gunung Semeru.
Baca juga: Lawan Perubahan Iklim, Maybank Indonesia Incar Target Ambisius Netral Karbon di 2030
Dalam sambutannya, Rustini mengingatkan wisatawan maupun masyarakat agar tidak menjadikan Ranupani dan Ranu Regulo sebagai tempat membuang sampah.
“Dan siapapun yang ke sini, tolong dijaga betul lingkungannya, jangan buang sembarang karena Ranupani dan Regulo ini bukan tempat sampah. Mari kita jaga bersama agar ekosistem di sini tetap menarik dan bisa dinikmati generasi penerus kita nanti,” ujarnya.
Menurut Rustini, aksi bersih kawasan wisata dan penanaman pohon tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
“Aksi hari ini adalah simbol kepedulian kita terhadap kelestarian alam, khususnya di kawasan wisata Ranupani dan Ranu Regulo. Ini merupakan langkah nyata untuk mengurangi dampak perubahan iklim sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah kaki Gunung Semeru,” katanya.
Ia menegaskan menjaga lingkungan kini menjadi tanggung jawab bersama yang tidak bisa lagi ditunda.
“Kita tidak bisa lagi menunggu. Ini adalah realitas yang harus dijawab dengan tindakan nyata. Saya mengajak masyarakat, wisatawan, dan generasi muda untuk ikut ambil bagian, mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon, dan menjaga ekosistem sekitar,” tegasnya.
Baca juga: Banjir Solo Raya, Dokter Anak Soroti Perubahan Iklim dan Dampak bagi Kesehatan Publik
Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, mengapresiasi aksi kolaboratif tersebut.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan wisata alam Ranupani.
“Kami berterima kasih atas seluruh dukungan terhadap kegiatan ini. Ranupani adalah desa yang indah, berada di lereng Semeru, subur, dan menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat sekitar, termasuk sebagai penyedia sumber pangan,” ujarnya.
Aksi bersih kawasan wisata dan penanaman pohon itu diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat, pemerintah, relawan, hingga wisatawan dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Gunung Semeru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aksi-hijau-rustini-nihhhh.jpg)