Minggu, 10 Mei 2026

Prakiraan Cuaca

Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat Minggu, 10 Mei 2026: Waspada Angin Kencang

BMKG melaporkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (10/5/2026). Waspada angin kencang di Majene dan Polewali Mandar.

Tayang:
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie
Dok.BMKG Sulbar
PRAKIRAAN CUACA - Poster pengumuman prakiraan cuaca yang diambil dari Instagram @bmkg.sulbar. BMKG melaporkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (10/5/2026). Waspada angin kencang di Majene dan Polewali Mandar. 

Cuaca: Hujan Sedang
Suhu: 21–26  °C
Kelembapan: 80–98 persen

Peringatan Dini

Waspada terhadap potensi angin kencang di wilayah pesisir Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar

Berikut tips menghadapi cuaca ekstrem dikutip dari bpbd.jogjaprov.go.id:

1. Pemantauan Cuaca Secara Berkala

Selalu mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG untuk mengetahui prakiraan hujan lebat atau cuaca ekstrem lainnya. Pemantauan yang rutin akan memberikan peringatan dini yang sangat penting dalam menghadapi potensi bencana.

3. Pembersihan Saluran Drainase

Pastikan saluran air, selokan, dan sungai bebas dari sampah dan material yang menghambat aliran air. Saluran air yang terjaga kebersihannya akan mencegah banjir lokal dan genangan air yang merugikan.

3. Pembuatan Sumur Resapan dan Kolam Retensi

Bangun struktur yang dapat menampung dan menyerap air hujan, seperti sumur resapan atau kolam retensi. Hal ini akan mengurangi limpasan air hujan dan menekan risiko banjir, terutama di kawasan perkotaan.

Baca juga: Apa Itu Godzilla El Nino? Mengenal Fenomena Kemarau Ekstrem Hantam Indonesia April-Oktober 2026

4. Penanaman Vegetasi

Menanam pohon dan tanaman lainnya dapat membantu menyerap air hujan, mengurangi erosi, serta memperkuat struktur tanah. Hal ini efektif dalam mencegah longsor, terutama di daerah dengan kontur tanah yang rentan.

7. Edukasi dan Kesiapsiagaan Masyarakat

Tingkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko bencana dan langkah-langkah mitigasi melalui program edukasi, pelatihan, dan simulasi bencana. Dengan demikian, masyarakat akan lebih siap dalam menghadapi bencana serta mampu mengambil langkah yang cepat dan tepat.

6. Pengembangan Sistem Peringatan Dini

Implementasikan sistem peringatan dini untuk bencana banjir dan tanah longsor. Sistem ini akan memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk melakukan evakuasi atau tindakan pencegahan lainnya saat kondisi darurat terjadi.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved