Buka Open Trip Mendaki saat Gunung Dukono Erupsi, 2 Orang Ini Terancam Dipidana
Open trip pendakian Gunung Dukono saat erupsi berujung maut. Polisi kini mengamankan dua penyedia trip usai tiga pendaki dilaporkan meninggal dunia.
"Berdasarkan pendataan, para pendaki WNI semuanya berasal dari Ternate sehingga langsung kami arahkan untuk pulang," ujarnya.
Sedangkan tujuh WNA asal Singapura yang ikut dievakuasi juga diminta kembali ke Ternate.
"Hari ini kami sudah meminta mereka kembali. Tujuh WNA saat ini sudah berada di Sofifi, sementara delapan WNI juga ikut kembali ke Ternate. Saat ini masih ada dua pemandu lokal yang kami periksa karena tiga pendaki lainnya belum ditemukan," tandasnya, dikutip dari TribunTernate.com.
Diketahui sebelumnya, ada 20 orang yang mendaki saat Gunung Dukono erupsi pada Jumat pagi.
15 pendaki berhasil dievakuasi, sementara tiga orang lainnya masih dinyatakan hilang hingga saat ini.
Sedangkan dua lainnya merupakan pemandu lokal yang ikut dalam misi pencarian tiga orang tersebut.
Dari 15 orang pendaki, tujuh di antaranya merupakan WNA asal Singapura.
Berikut daftar lengkapnya:
Korban Selamat WNI:
- Bahtiar Dadar (24) laki-laki
- Yusril (23) laki-laki
- Sahrul (26) laki-laki
- Ahmad (22) laki-laki
- Hairudin (26) laki-laki
- Fiki Nafila (27) perempuan
- Riska Isbar (29) perempuan
- Sudin Juanga (48) laki-laki
Korban Selamat WNA asal Singapura:
- Toh Yu Ming Eugene (30) laki-laki
- Ong Shihlin Selene (37) perempuan
- Phoebe Lim (33) perempuan
- Loh Hui En Iris (31) perempuan
- Tan Jia Yi Geraldine (30) perempuan
- Lee Yi Xuan Canessa (30) perempuan
- Lim Shan De (29) laki-laki
Korban Dalam Pencarian:
- Heng Wen Qiang Timothy (30) laki-laki WNA Singapura
- Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (27) laki-laki WNA Singapura
- Enjel, perempuan WNI
Korban Selamat yang Ikut Pencarian:
- Reza Selang (WNI)
- Jailan Ayub (WNI)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunTernate.com dengan judul Bawa Wisatawan ke Gunung Dukono Halut Saat Erupsi, Anak Esa dan Rekannya Terancam Diproses Hukum
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunTernate.com, Randi Basri)