Senin, 11 Mei 2026

Buka Open Trip Mendaki saat Gunung Dukono Erupsi, 2 Orang Ini Terancam Dipidana

Open trip pendakian Gunung Dukono saat erupsi berujung maut. Polisi kini mengamankan dua penyedia trip usai tiga pendaki dilaporkan meninggal dunia.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Seorang pendaki meninggal dunia saat Gunung Dukono di Halmahera Utara erupsi pada Jumat pagi.
  • Polisi mengamankan dua penyedia open trip berinisial MRS dan JA untuk diperiksa.
  • Pendakian tetap dilakukan meski Gunung Dukono sedang mengalami aktivitas erupsi.
  • Sebanyak 15 pendaki berhasil dievakuasi selamat, termasuk tujuh WNA asal Singapura.
  • Tiga pendaki masih hilang, sementara dua pemandu lokal ikut dalam proses pencarian.

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah pendaki meninggal dunia saat Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi, Jumat (8/5/2026) pagi.

Sejauh ini, ada tiga korban yang meningal dunia, terdiri dari dua warga negara asing (WNA) asal Singapura dan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Ternate. 

Korban meninggal saat mendaki gunung api aktif di Halmahera Utara.

Dari hasil penyelidikan, Satreskrim Polres Halmahera Utara pun mengamankan dua orang.

Dua orang yang diamankan tersebut bernama Anak Esa dan rekannya karena menyediakan paket open trip bagi wisatawan yang ingin mendaki Gunung Dukono.

Mengutip TribunTernate.com, pendakian tersebut dilakukan saat Gunung Dukono erupsi hingga berujung petaka.

"Benar saat ini kita dari Polres Halmahera Utara menindaklanjuti informasi tersebut ada dua orang yang kita tahan," kata Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, Iptu Rinaldi Anwar, Sabtu (9/5/2026).

Meski sudah ditahan, namun kedua pria tersebut masih berstatus saksi.

"Kedua saksi yang kita amankan ini yakni berinisial MRS dan JA," katanya.

Rinaldi menuturkan, semua pihak yang terlibat dalam open trip ini, termasuk pemandu hingga porter akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Untuk saat ini kita masih lakukan penyelidikan," pungkasnya.

Pendaki yang Selamat Dipulangkan

Terpisah, Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu menuturkan, sejumlah pendaki yang selamat dari erupsi Gunung Dukono dipulangkan ke tempat asalnya.

Baca juga: Satu Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Tim SAR Identifikasi Dua Titik Diduga Korban Lain

“Para pendaki yang selamat langsung kami arahkan untuk pulang,” kata Kapolres saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu (9/5/2026).

Ia menuturkan, sebelum dipulangkan, para pendaki yang dievakuasi mendapatkan pemeriksaan dan perawtan medis.

Setelah dipastikan sehat, para pendaki dipulangkan ke tempat asalnya.

"Berdasarkan pendataan, para pendaki WNI semuanya berasal dari Ternate sehingga langsung kami arahkan untuk pulang," ujarnya.

GUNUNG DUKONO ERUPSI - Tim SAR gabungan berada di Pos 5 pendakian Gunung Api Dukono untuk mencari dan mengevakuasi dua WNA yang masih dalam pencarian pada peristiwa erupsi Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026).
GUNUNG DUKONO ERUPSI - Tim SAR gabungan berada di Pos 5 pendakian Gunung Api Dukono untuk mencari dan mengevakuasi dua WNA yang masih dalam pencarian pada peristiwa erupsi Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026). (BNPB)

Sedangkan tujuh WNA asal Singapura yang ikut dievakuasi juga diminta kembali ke Ternate.

"Hari ini kami sudah meminta mereka kembali. Tujuh WNA saat ini sudah berada di Sofifi, sementara delapan WNI juga ikut kembali ke Ternate. Saat ini masih ada dua pemandu lokal yang kami periksa karena tiga pendaki lainnya belum ditemukan," tandasnya, dikutip dari TribunTernate.com.

Diketahui sebelumnya, ada 20 orang yang mendaki saat Gunung Dukono erupsi pada Jumat pagi.

15 pendaki berhasil dievakuasi, sementara tiga orang lainnya masih dinyatakan hilang hingga saat ini.

Sedangkan dua lainnya merupakan pemandu lokal yang ikut dalam misi pencarian tiga orang tersebut.

Dari 15 orang pendaki, tujuh di antaranya merupakan WNA asal Singapura.

Berikut daftar lengkapnya:

Korban Selamat WNI:

  1. Bahtiar Dadar (24) laki-laki
  2. Yusril (23) laki-laki
  3. Sahrul (26) laki-laki
  4. Ahmad (22) laki-laki
  5. Hairudin (26) laki-laki
  6. Fiki Nafila (27) perempuan
  7. Riska Isbar (29) perempuan
  8. Sudin Juanga (48) laki-laki

Korban Selamat WNA asal Singapura:

  1. Toh Yu Ming Eugene (30) laki-laki
  2. Ong Shihlin Selene (37) perempuan
  3. Phoebe Lim (33) perempuan
  4. Loh Hui En Iris (31) perempuan
  5. Tan Jia Yi Geraldine (30) perempuan
  6. Lee Yi Xuan Canessa (30) perempuan
  7. Lim Shan De (29) laki-laki

Korban Dalam Pencarian:

  • Heng Wen Qiang Timothy (30) laki-laki WNA Singapura
  • Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (27) laki-laki WNA Singapura
  • Enjel, perempuan WNI

Korban Selamat yang Ikut Pencarian:

  • Reza Selang (WNI)
  • Jailan Ayub (WNI)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunTernate.com dengan judul Bawa Wisatawan ke Gunung Dukono Halut Saat Erupsi, Anak Esa dan Rekannya Terancam Diproses Hukum

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunTernate.com, Randi Basri)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved