Selasa, 12 Mei 2026

Super League

Dedi Mulyadi Peringatkan Suporter Rusuh Usai Persib Vs Persija: Bawa ke Barak

Kericuhan pecah usai laga Persib vs Persija di Samarinda, bentrok meluas ke Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi beri peringatan keras.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi

Setelah pertandingan yang dimenangkan Persib dengan skor 2-1 tersebut, sejumlah insiden penyerangan terhadap bobotoh hingga skuad Maung Bandung dilaporkan terjadi di beberapa daerah.

TribunJakarta.com merangkum sedikitnya tiga insiden orang tak dikenal (OTK) yang terjadi usai pertandingan berlangsung.

Pemain Persib Diserang di Bandara

Insiden pertama terjadi di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Senin (11/5/2026).

Sejumlah pemain Persib Bandung disebut mendapat provokasi hingga penyerangan dari sekelompok orang saat berada di area bandara.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengatakan situasi sempat memanas ketika rombongan tim hendak kembali usai pertandingan.

"Di bandara kami diserang sama The Jakmania yang mau naik pesawat ke Jakarta juga. Tapi mereka tidak satu pesawat. Jadi dia langsung dari gate 10, nyerang ke gate 1 gitu kan, rame-rame. Tapi persiapan di sana sudah sangat siap," ujar Umuh dikutip dari TribunJabar.

Menurut Umuh, sebelum masuk area bandara, Beckham Putra dan Kakang juga sempat mendapat provokasi.

"Akhirnya nggak tahan Beckham sama Kakang dilawan gitu. Tapi dia juga pada pergi karena Beckham juga banyak yang mendukung, karena banyak Bobotoh juga di Balikpapan," kata Umuh.

Beruntung, pengamanan dari aparat kepolisian disebut sigap sehingga situasi dapat dikendalikan.

Baca juga: Harga Mahal Kemenangan Persib atas Persija, Layvin Kurzawa Cedera hingga Akhir Musim

Bobotoh Dikeroyok di Sukabumi

Kericuhan juga terjadi di Kampung Bantarmuncang, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu malam.

Tiga bobotoh dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh OTK saat melintas menggunakan sepeda motor.

Salah satu korban, Dede Arif, mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya dicegat oleh massa saat hendak menuju kawasan Cibatu.

"Kita cuman 3 atau 4 motor, kalau yang mengadang itu banyak, sekitar 20 orang. Kejadiannya sesudah nobar, mungkin karena Persija kalah kali," ujar Dede.

Akibat kejadian itu, Dede mengalami luka robek di kepala bagian kanan.

"Akhirnya karena kita melawan untuk jaga diri, kita turun juga. Nggak mungkin kita kalau diserang itu diam. Batu, botol kaca, kayu, hingga bambu berhamburan mengenai kita," ucap Dede dikutip dari TribunJabar.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved