Rabu, 13 Mei 2026

5 Populer Regional: Penyesalan Tejo Sudah Tolong Ashari - Sosok Josepha Berani Protes Juri LCC MPR

Tejo menyesal menolong Ashari yang buron, sementara siswi SMAN 1 Pontianak Ocha viral usai protes keputusan juri LCC.

Tayang:
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie

Ringkasan Berita:
  • Populer regional merupakan berita yang paling banyak dibaca selama 24 jam terkahir.
  • Dimulai dari Tejo menyesal telah membantu Ashari, kiai cabul asal Pati, karena merasa ditipu setelah tersangka ternyata bersembunyi dari kejaran polisi.
  • Kemudian ada siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra Roxa Potifera alias Ocha, viral usai memprotes keputusan juri LCC dan mendapat dukungan luas karena dinilai membela kebenaran.

 

TRIBUNNEWS.COM - Populer regional dimulai dari penyesalan warga bernama Tejo yang telah menolong Ashari, kiai cabul asal Pati, Jawa Tengah.

Tejo merasa dibohongi tersangka karena Ashari awalnya mengaku ingin berziarah ke makam keramat.

Namun akhirnya terbongkar, ia hanya mencari tempat persembunyian dari kejaran polisi.

Kemudian ada Siswi SMAN 1 Pontianak bernama Josepha Alexandra Roxa Potifera alias Ocha menjadi sorotan karena berani memprotes keputusan juri saat lomba berlangsung.

Video protes Ocha viral di media sosial, mendapat ratusan ribu likes serta dukungan warganet dan publik figur karena dianggap membela kebenaran.

Belakangan diketahui, ternyata Ocha adalah sosok yang berprestasi.

Berikut rangkuman berita populer regional selengkapnya selama 24 jam terakhir:

1. Penyesalan Tejo Sudah Tolong Kiai Cabul Ashari, Merasa Dibohongi Tersangka

KIAI CABULI SANTRIWATI - (Kiri) Tejo, warga Dusun Wotgalih, Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri dan (Kanan) Kiai Ashari tersangka pencabulan saat ditangkap polisi.
KIAI CABULI SANTRIWATI - (Kiri) Tejo, warga Dusun Wotgalih, Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri dan (Kanan) Kiai Ashari tersangka pencabulan saat ditangkap polisi. (Youtube/Tangkap layar Kanal YouTube Tribunnews)

Kiai Ashari, tersangka dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati sudah berhasil ditangkap polisi.

Kiai Ashari menyandang status tersangka sejak tanggal 28 April 2026.

Ia kemudian mangkir dari panggilan polisi pada Senin (4/5/2026).

Semenjak itu, keberadaan Kiai Ashari menjadi misteri karena pihak keluarga dan pengacara ikut tidak mengetahui.

Belakangan terungkap tersangka melarikan diri ke berbagai daerah mulai Kudus, Bogor, Jakarta, Solo dan Wonogiri.

Jajaran Polres Pati yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama lantas melakukan pengejaran sejak Senin.

Pelarian Kiai Ashari berakhir di sebuah desa di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved