Jumat, 29 Mei 2026

Profil Romli Wabup Lampung Utara, Minta Maaf & Dampingi Penembak yang Tewaskan ASN Serahkan Diri

Wakil Bupati Lampung Utara, menjadi sorotan publik setelah mendampingi pelaku penembakan di Metro, FJP menyerahkan diri ke Polres Lampung Utara.

Tayang:
Penulis: Dewi Agustina
Tribun Lampung/Istimewa
WABUP LAMPUNG UTARA - Dedi Kristian Agung (40), warga Jalan Fajar Asri RT 24 RW 25, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Lampung tewas menjadi korban penembakan, Sabtu (23/5/2026). (kiri) Wakil Bupati Lampung Utara Romli. (tengah) Wabup Lampung Utara Romli bersama keluarga pelaku saat menyerahkan FJP (21) di Mapolres Lampung Utara, Minggu (24/5/2026). (kanan) FJP, pelaku penembakan. 

Saat itu suaminya Dedi menyambi berjualan ayam geprek.

Vita menceritakan, suaminya ditembak tepat di hadapannya serta dua anak mereka yang masih berusia 7 tahun dan 3 tahun.

Detik-detik suasana di tempat jualan mendadak berubah mencekam setelah terdengar letusan senjata api.

Anak korban bahkan sempat histeris melihat sang ayah terkapar bersimbah darah di depan mata mereka sendiri.

"Anak saya terus terang langsung teriak, Ayah kenapa, Bu? Ayah kenapa?" ungkap Vita, Minggu (24/5/2026).

Saat peristiwa itu terjadi, Vita mengaku kondisinya benar-benar syok dan tidak bisa berbuat banyak.

Warga di sekitar lokasi kejadian sempat tidak berani mendekat untuk menolong karena pelaku terus menodongkan senjata apinya dengan beringas.

Korban baru bisa dievakuasi ke rumah sakit sekitar 15 menit kemudian oleh petugas Babinsa dan warga setelah pelaku melarikan diri. 

Sayang, nyawa Dedi tidak tertolong akibat luka tembak yang sangat fatal.

Menurut Vita, pemicu suaminya ditembak hingga roboh bersimbah darah itu diduga karena persoalan utang piutang.

Sebelum penembakan terjadi, Dedi sempat terlibat cekcok mulut hingga perkelahian fisik dengan pelaku di tengah jalan.

Vita sendiri menduga aksi penembakan ini sudah direncanakan matang oleh pelaku. 

Sebab menurutnya pelaku kerap melontarkan ancaman setiap kali bertemu dengan suaminya.

Vita hanya bisa berharap keadilan yang seadil-adilnya ditegakkan.

"Enak dia mati tidak ada tanggungan, sedangkan suami saya mati meninggalkan dua anak yang masih kecil," pungkas Vita.

Pelaku Takut Ditembak Polisi

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved