LDR Berujung Maut, Honorer Asal Selayar Dicekoki Obat Nyeri hingga Tewas di Hotel
Kisah cinta jarak jauh Selayar-Makassar berujung maut, EB cekoki kekasihnya seorang honorer inisial MA dengan ramuan obat nyeri hingga tewas.
Ringkasan Berita:
- Kisah cinta jarak jauh Selayar-Makassar berujung maut, MA seorang honorer asal Selayar tewas di kamar hotel.
- Sementara sang kekasih kini berada di jeruji besi karena cekoki MA dengan ramuan obat nyeri.
- MA melakukan aksinya karena terbakar api cemburu.
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Kisah cinta Long Distance Relationnship (LDR) atau hubungan jarak jauh, Selayar-Makassar berakhir menyedihkan.
Sang wanita inisial MA (40) tewas di kamar hotel melati Jalan Sungai Sadang Baru, Kecamatan Rappocini, Makassar.
Korban MA yang merupakan honorer asal Kabupaten Kepulauan Selayar meregang nyawa di tangan kekasihnya sendiri, EB.
Sementara sang kekasih kini berada di jeruji besi karena cekoki MA dengan ramuan obat nyeri.
Pelaku EB melakukan aksinya karena terbakar api cemburu yang tak terbendung.
Awalnya Diduga Kasus Bunuh Diri
Awalnya, penemuan jasad MA pada Rabu (20/5/2026) malam sempat diduga sebagai kasus bunuh diri.
Namun, insting tajam tim gabungan Resmob Polda Sulsel dan Jatanras Polrestabes Makassar mencium adanya kejanggalan setelah melihat darah keluar dari hidung dan mulut korban.
Baca juga: 5 Fakta 2 WN Austria Tewas Usai Jatuh dari Jembatan Setinggi 10 Meter di Air Terjun Cunca Wulang NTT
Pelaku EB Ditangkap dalam Waktu 4 Jam
Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, mengungkapkan setelah melakukan olah TKP dan memeriksa keterangan sejumlah karyawan hotel, kecurigaan polisi langsung mengarah kepada EB yang diketahui check-in bersama korban tiga hari sebelumnya.
Bergerak cepat, petugas berhasil mengendus keberadaan pelaku di wilayah utara kota.
"Kami mengamankan terduga pelaku di rumahnya, Kompleks BTP, Kecamatan Tamalanrea, sekitar pukul 00.00 malam. Itu hanya berselang empat jam setelah jasad korban pertama kali ditemukan," ujar AKP Wawan Suryadinata dalam wawancara eksklusif Saksi Kata.
Meski awalnya sempat mengelak dan tidak mengakui perbuatannya, EB akhirnya menyerah setelah diinterogasi secara maraton oleh penyidik hingga keesokan paginya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ILUSTRASI-GARIS-POLISI-4.jpg)