Pabrik Kimia Meledak
Pabrik Kimia di Cilegon Meledak, Asap Putih Muncul, Warga Sebut Ada Bau Menyengat
Ledakan pabrik kimia di Cilegon picu kepanikan warga. Asap putih dan bau menyengat sempat menyebar ke permukiman sekitar.
Jadi, asap putih yang membumbung tinggi tersebut adalah uap air.
"Menurut informasi, itu merupakan efek dari steam turbine kami. Yang membumbung ke atas dan berwarna putih tadi itu adalah air," kata Dhimas, dikutip dari TribunBanten.com.
Ia menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah uap air tersebut bercampur dengan bahan kimia atau tidak.
"Kami belum bisa mengklarifikasi hal itu. Kami akan coba tanyakan dulu kepada tim teknik apakah itu dari steam turbine atau dari tempat air tadi," kata dia.
Dhimas mengatakan, pihak perusahaan masih melakukan investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti ledakan.
Terkait informasi adanya dua kali ledakan, ia menuturkan bahwa hanya ada sekali ledakan pada Senin siang.
“Mengenai informasi yang beredar bahwa terjadi dua kali ledakan, kayaknya tidak, ya. Tampaknya hanya satu kali tadi pada pukul 12.30 WIB,” ujar Dhimas.
Selain itu, pihak perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini.
Apabila ada warga yang terdampak, pihak perusahaan siap bertanggung jawab.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Saat ini kami sedang berupaya seoptimal mungkin agar ke depannya semua dapat menjadi lebih baik,” tandas Dhimas.
Dari kejadian ini, satu pekerja dilaporkan terluka dan dilarikan ke Puskesmas.
Baca juga: Viral Video Sel Mewah Napi Narkoba di Lapas Cilegon, Ini Kata Pihak Lapas
“Informasi terakhir masih dirawat di puskesmas. Untuk tindak lanjut dirujuk atau belum kami masih menunggu laporan,” kata Pejabat Sekretaris Daerah Cilegon, Azis Setia Ade.
Pemkot Pastikan Udara Sekitar Pabrik Aman
Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar, memastikan kondisi udara pasca ledakan di sekitaran lokasi aman.
“Kami ingin memastikan bahwa kondisi udara di lingkungan industri dan juga area sekitarnya itu aman,” kata Robinsar, dikutip dari Kompas.com.
Ia menyampaikan hal tersebut setelah DLH Kota Cilegon bersama pihak kepolisian melakukan pengecekan kualitas udara di area pabrik dan lingkungan sekitar.