2 Desa di Kabupaten Banjar Kalsel Diterjang Angin Kencang, 11 Rumah Terdampak
BNPB melaporkan angin kencang yang menerjang dua Desa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel)
Ringkasan Berita:
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan angin kencang melanda dua desa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa siang.
- Cuaca ekstrem menyebabkan sebelas rumah warga rusak, termasuk atap dapur dan kamar mandi hilang.
- BPBD setempat melakukan asesmen, menyalurkan bantuan, serta mengimbau warga waspada bencana hidrometeorologi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan angin kencang yang menerjang dua Desa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Selasa (26/5/2026) pukul 13.30 WITA.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, PhD mengatakan peristiwa itu terjadi setelah cuaca ekstrem melanda Desa Benua Anyar Kecamatan Astambul dan Desa Pematang Baru Kecamatan Martapura Timur.
Kejadian itu menyebabkan 11 unit rumah terdampak.
Dalam video yang diterima dari Humas BNPB pada Rabu (27/5/2026) terlihat atap bagian dapur dan kamar mandi sebuah rumah warga hilang.
Hujan terlihat jatuh di atas perabotan-perabotan dapur dan kamar mandi yang porak poranda.
Suara seorang warga perempuan yang terdengar dalam video tersebut menyebut bahwa rumahnya terkena puting beliung.
"BPBD Kabupaten Banjar diturunkan untuk melakukan asesmen, berkoordinasi dengan dinas terkait, serta memberikan bantuan logistik pada warga terdampak," kata Abdul Muhari dalam siaran pers BNPB pada Rabu (27/5/2026).
"Kondisi terkini, cuaca cerah berawan dan rumah yang rusak masih dalam penanganan," lanjut dia.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Petugas Tetap Disiagakan Meski Air Mulai Surut
Abdul Muhari mengimbau agar pemerintah daerah dan warga senantiasa memantau informasi cuaca dan menjaga kondisi tubuh
"Amankan lingkungan sekitar dari potensi bahaya seperti ranting pohon yang lapuk, saluran air yang tersumbat serta menyiapkan tas siaga bencana untuk keluarga," pungkas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Rumah-rumah-terdampak-angin-kencang-di-Kabupaten-Banjar.jpg)