Minggu, 31 Mei 2026

Sekeluarga Tewas di Glamping Temanggung

Hasil Olah TKP Tewasnya Satu Keluarga di Temanggung, Hanya Satu Korban yang Diautopsi

Olah TKP di Posong menemukan kompor gas dan tungku briket di depan tenda yang tertutup rapat. Penyidik masih menunggu hasil autopsi jasad.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Nuryanti

Ringkasan Berita:
  • Satu keluarga beranggotakan empat orang ditemukan tewas di dalam tenda tertutup rapat saat berlibur di kawasan wisata alam Posong, Temanggung.
  • Polisi menduga kematian akibat keracunan makanan barbeque atau gas karbon monoksida dari kompor portabel serta tungku briket yang ditemukan di lokasi.
  • Untuk mengungkap penyebab pasti, penyidik kini menunggu hasil autopsi.

 

TRIBUNNEWS.COM - Liburan dengan konsep glamorous camping alias glamping kini tengah menjadi tren karena menawarkan sensasi menyatu dengan alam tanpa harus kehilangan kenyamanan fasilitas modern.

Namun, popularitas gaya wisata tersebut dikejutkan oleh kematian satu keluarga di dalam tenda yang mereka sewa di wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Rabu (27/5/2026) sore.

Para korban terdiri dari ayah, ibu serta dua anak laki-laki yang bernama Ali Munawar (52), Magfiroh Alvira (43), Bagas Amar Hakiki (21), dan Alfino Evan Hakim (16).

Penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab kematian karena menunggu hasil autopsi.

Pihak keluarga tidak mengizinkan keempat korban diautopsi, namun hanya anak kedua, Alfino Evan Hakiki yang diautopsi.

Penjabat sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Putra, menerangkan kondisi tubuh Alfino dianggap paling bagus karena semasa hidup berprofesi atlet.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tak ditemukan tanda kekerasan serta kondisi tenda tertutup rapat.

Penyidik juga tak menemukan bekas muntahan.

Baca juga: 2 Kemungkinan Penyebab Kematian Sekeluarga di Glamping Temanggung, Keracunan Gas atau Makanan

Diduga kematian korban diakibatkan keracunan makanan atau keracunan gas hasil pembakaran.

Barang yang diamankan dari tenda seperti kompor gas portabel dan tungku berbahan tanah liat untuk membakar briket di depan tenda.

“Posisi kompor gas di dekat mulut pintu (tenda), tepat di depan sekali. Pintu tertutup rapat. Ventilasi di kiri kanan tenda juga tertutup rapat,” ungkapnya, Sabtu (30/5/2026).

Kompor ditemukan dalam kondisi mati, namun kemungkinan adanya gas yang masuk dalam tenda masih diselidiki.

Selain itu terdapat makanan barbeque yang dibakar di dalam tenda.

Mereka berangkat dari Semarang menggunakan mobil Honda Jazz RS berwarna putih bernomor polisi H 1609 PT. 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved