Kesaksian Driver Ojol Pengirim Sate Ayam di Boyolali, Penerima Ditemukan Tewas di Rumah
Kasus kematian wanita 57 tahun usai menerima kiriman sate ayam lewat ojek online memicu dugaan pembunuhan berencana, polisi masih selidiki.
"Wis ojo mbok pangan bu, ojo mbok pangan bu (Sudah jangan dimakan bu, jangan dimakan bu)," lanjutnya.
Baca juga: Jenazah Wanita di Boyolali Diekshumasi, Keluarga Curiga Korban Tewas usai Makan Sate Kiriman Menantu
P sempat diperiksa polisi, namun membantah memasukkan racun ke sate ayam.
Bahkan P meminta keluarga untuk tidak melaporkan kematian A ke kepolisian.
"Alah wis usah wae, mboke bu wis nek kono uripe kepenak (Alah sudah tidak usah saja, ibu di sana hidupnya sudah enak)," tandasnya.
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, meminta masyarakat tidak berspekulasi karena proses penyelidikan masih berjalan.
“Apakah ada indikasi tanda-tanda kekerasan atau hal lain terkait penyebab meninggalnya itu.”
“Kan indikasinya banyak. Apakah karena sakit, apakah karena serangan jantung, atau penyebab lain. Kita masih menunggu hasil autopsi,” jelasnya, Senin.
Sebagian artikel telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Makam di Boyolali Dieksumasi, Kini Menantu Korban Ikut Disorot, Disebut Sering Minta Uang
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunSolo.com/Anang Ma'ruf)