Kebakaran Kios di Sumba Timur Tewaskan 4 Orang, Pasutri dan Dua Anak Jadi Korban
Kebakaran kios di Sumba Timur menewaskan satu keluarga beranggotakan empat orang. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti musibah itu
Penyidik juga menunggu hasil pemeriksaan lanjutan, termasuk autopsi terhadap para korban, guna memastikan penyebab kebakaran maupun penyebab kematian korban.
Kapolres menjelaskan api dengan cepat menghanguskan kios karena material bangunan yang didominasi kayu dan gedek.
“Kebakaran ini sangat cepat karena bahan bangunan kios terbuat dari gedek dan kayu,” ujarnya.
Baca juga: Maling Beraksi Gasak Televisi Dari Rumah Warga Saat Kebakaran Terjadi di Kemayoran
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan.
“Kami meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Saat ini seluruh fakta dan keterangan saksi masih kami dalami untuk memperoleh gambaran yang utuh terkait peristiwa tersebut,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur, Jonathan Marawali, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan dan menjual BBM eceran karena memiliki risiko kebakaran yang tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat yang menjual BBM eceran agar selalu berhati-hati dalam penyimpanannya. Jika memungkinkan, hindari menyimpan BBM di dalam rumah tempat tinggal untuk mencegah musibah kebakaran,” ujar Jonathan.
BPBD juga telah meninjau lokasi kejadian dan menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang merenggut empat nyawa tersebut.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menghanguskan kios sekaligus menewaskan satu keluarga itu. (Pos Kupang/Irfan Budiman)
Sebagian artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul BREAKING NEWS: Satu Keluarga Tewas Terbakar di Kanatang Sumba Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kebakaran1111111.jpg)