Minggu, 7 Juni 2026

Patroli Antinarkoba Sumut

Perangi Narkoba, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Patroli Gabungan di Asahan

Gubernur Sumut Bobby Nasution mengerahkan personel gabungan TNI, Polri, dan BNN untuk patroli antinarkoba di Kabupaten Asahan.

Tayang:
Editor: Content Writer
Dok. Diskominfo Sumut
RAZIA GABUNGAN - Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Utara, dan Satuan Polisi Pamong Praja kabupaten Asahan beserta TNI dan Polri melakukan razia gabungan di sejumlah tempat hiburan malam di kota kisaran, kabupaten Asahan, pada (6 Juni 2026) dini hari di kota kisaran kabupaten Asahan, Razia ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Utara, Moettaqien Hasrimi dan Kepala Badan Kesbangpol Mulyono. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan patroli di sejumlah wilayah yang menjadi pintu masuk peredaran narkoba serta kawasan rawan kenakalan remaja.

Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkotika sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai bentuk penyimpangan sosial.

Secara geografis, Sumut memiliki posisi yang strategis dengan garis pantai yang panjang. Namun, kondisi tersebut juga menyimpan kerentanan karena kerap dimanfaatkan jaringan sindikat narkoba sebagai jalur penyelundupan.

Salah satu daerah yang menjadi sasaran patroli gabungan adalah Kabupaten Asahan. Kepala Satpol PP Sumut Moettaqien Hasrimi mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 150 kasus narkoba di wilayah tersebut.

"Berdasarkan angka di lapangan, ini menunjukkan urgensi yang tidak bisa kita tunda," kata Moettaqien saat memimpin apel pasukan Patroli Gabungan di Lapangan Apel Kantor Bupati Asahan, Sabtu malam (6/6/2026).

Baca juga: Dukung Program 3 Juta Rumah, Bobby Nasution Minta OJK Perkuat Sinergi di Sumut

Atas dasar itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bersama instansi terkait menggelar patroli gabungan yang menyasar sejumlah lokasi, terutama tempat hiburan malam di Kabupaten Asahan. Di setiap lokasi yang dikunjungi, personel gabungan melakukan pendataan sekaligus tes urine terhadap para pengunjung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sampel yang diuji menunjukkan hasil negatif dan tidak ditemukan pengunjung yang positif menggunakan narkoba.

Selain peredaran narkoba, Moettaqien juga mengingatkan bahwa judi online menjadi persoalan yang harus mendapat perhatian serius. Menurutnya, remaja yang kecanduan judi online berpotensi terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba hingga melakukan tindak kriminal demi memperoleh uang.

"Keamanan dan keselamatan generasi muda kita saat ini dipertaruhkan. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan dan pengawasan terhadap anak-anak remaja menjadi hal yang sangat penting," ujarnya.

Moettaqien pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan sosial dan masa depan generasi muda.

Baca juga: Pemprov Sumut Hadirkan Fast Track Young Preneur 2025, 1.700 Pelaku UMKM Didorong Naik Kelas

"Pada seluruh masyarakat, mari lebih peduli pada lingkungan sekitar. Anak-anak remaja kita adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut Mulyono.

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved