Prakiraan Cuaca
Prakiraan Cuaca Sumatra Kamis, 11 Juni 2026: Sejumlah Wilayah Diprediksi Berawan
Mayoritas wilayah Sumatra diprakirakan berawan pada Kamis, 11 Juni 2026. Aceh dan Kepri berpotensi hujan petir.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Masyarakat di Pulau Sumatra diimbau untuk memperhatikan prakiraan cuaca sebelum beraktivitas pada besok Kamis, 11 Juni 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dirilis untuk sejumlah wilayah di Sumatra, sebagian besar provinsi diperkirakan mengalami kondisi berawan.
Namun, terdapat beberapa daerah yang berpotensi mengalami hujan petir dan udara kabur.
Wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan petir adalah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Riau.
Sementara itu, kondisi udara kabur diprakirakan terjadi di Bengkulu dan Jambi.
Hingga berita ini ditulis pada Rabu (10/6/2026) pukul 15.00 WIB, wilayah Palembang terpantau cerah.
Berikut rincian prakiraan cuaca di 10 provinsi di Pulau Sumatra pada Kamis, 11 Juni 2026:
1. Nanggroe Aceh Darussalam (Banda Aceh)
Cuaca: Petir
Suhu: 26–32 derajat Celsius
Baca juga: Peringatan Dini 6 Ibu Kota Pulau Jawa Besok Kamis 11 Juni 2026: Jakarta, Semarang, Surabaya Berawan
2. Sumatera Utara (Medan)
Cuaca: Berawan
Suhu: 24–30 derajat Celsius
3. Sumatera Selatan (Palembang)
Cuaca: Berawan
Suhu: 24–32 derajat Celsius
4. Sumatera Barat (Padang)
Cuaca: Berawan
Suhu: 21–28 derajat Celsius
5. Bengkulu
Cuaca: Udara Kabur
Suhu: 24–30 derajat Celsius
6. Riau (Pekanbaru)
Cuaca: Berawan
Suhu: 24–31 derajat Celsius
7. Kepulauan Riau (Tanjung Pinang)
Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 24–29 derajat Celsius
8. Jambi
Cuaca: Udara Kabur
Suhu: 24–31 derajat Celsius
9. Lampung (Bandar Lampung)
Cuaca: Berawan
Suhu: 23–29 derajat Celsius
10. Kepulauan Bangka Belitung (Pangkal Pinang)
Cuaca: Berawan
Suhu: 26–32 derajat Celsius
Secara umum, cuaca berawan masih mendominasi sebagian besar wilayah Sumatra.
Meski demikian, warga yang berada di Aceh dan Kepulauan Riau disarankan untuk mengantisipasi kemungkinan hujan yang disertai petir, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, masyarakat di Bengkulu dan Jambi juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara kabur yang dapat memengaruhi jarak pandang, terutama bagi pengendara.
Perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dan menyesuaikan rencana perjalanan maupun aktivitas harian sesuai kondisi cuaca di wilayah masing-masing.
(Tribunnews.com/Widya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jembatan-Ampera-Ikon-Kota-Palembang.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.