Sabtu, 13 Juni 2026

Brio Terjun dari Flyover Gubeng Surabaya, Tabrakan Frontal di Wonogiri Tewaskan Bapak dan Anak

Brio terjun dari Flyover Gubeng diduga karena sopir hilang konsentrasi, sementara tabrakan di Wonogiri menewaskan tiga orang

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Istimewa/Tribun Solo
KECELAKAAN LALU LINTAS - Petugas mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Wuryantoro–Eromoko, Wonogiri, Kamis (11/6/2026). Insiden tersebut menewaskan tiga orang, termasuk seorang anak berusia 8 tahun. Sementara itu, sebuah Honda Brio mengalami kecelakaan tunggal dengan terjun dari Flyover Gubeng, Surabaya, pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 01.20 WIB 
Ringkasan Berita:
  • Dua kecelakaan serius terjadi di Surabaya dan Wonogiri dalam dua hari terakhir 
  • Di Surabaya, Honda Brio terjun dari Flyover Gubeng diduga karena pengemudi mengantuk atau cekcok dengan penumpang, namun keduanya selamat dengan luka ringan 
  • Sementara di Wonogiri, tabrakan frontal Yamaha Vixion dan Aerox menewaskan tiga orang, termasuk seorang ayah dan anak berusia delapan tahun

 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Sejumlah kecelakaan lalu lintas serius terjadi dalam dua hari terakhir di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Di Surabaya, sebuah mobil Honda Brio terjun dari Flyover Gubeng setelah diduga pengemudi kehilangan konsentrasi.

Sementara di Wonogiri, Jawa Tengah, kecelakaan frontal antara dua sepeda motor menewaskan tiga orang, termasuk seorang anak berusia delapan tahun.

Peristiwa pertama terjadi di Jalan Gubeng Pojok, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/6/2026) dini hari.

Sebuah Honda Brio bernomor polisi L-1184-ADT yang dikemudikan pria berinisial JS (36) tiba-tiba keluar jalur, menabrak pembatas jalan lalu terjun dari Flyover Gubeng.

Saat kejadian, JS tidak sendirian.

Di dalam mobil terdapat seorang perempuan berinisial IR (25).

Baca juga: Tersangka Kecelakaan Lalu Lintas yang Tewaskan Murid SD Dilantik jadi Staf Ahli Bupati Pandeglang

Keduanya selamat meski kendaraan sempat terbalik setelah jatuh ke area tanah dekat bantaran sungai.

Hasil penyelidikan sementara Satlantas Polrestabes Surabaya mengarah pada dugaan hilangnya konsentrasi pengemudi.

Polisi menduga JS mengantuk atau terjadi perselisihan dengan penumpangnya sesaat sebelum kecelakaan.

"Dugaan sementara pengemudi mengantuk atau ada cekcok dengan penumpang yang ada di sebelahnya," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Supriono.

Polisi juga memastikan bahwa JS dan IR bukan pasangan suami istri.

Selain itu, tidak ditemukan bekas pengereman di lokasi kejadian yang dapat menjelaskan upaya pengemudi menghindari kecelakaan.

Meski sempat muncul dugaan pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol, polisi membantah informasi tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan di rumah sakit, tidak ditemukan tanda-tanda konsumsi minuman keras dan pengemudi mampu memberikan keterangan secara jelas.

Berkat penggunaan sabuk keselamatan, kedua korban hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada tangan dan telah mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, kecelakaan yang lebih tragis terjadi di Jalan Raya Wuryantoro–Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (11/6/2026) sore.

Tabrakan frontal antara sepeda motor Yamaha Vixion dan Yamaha Aerox menewaskan tiga orang sekaligus.

Korban meninggal terdiri dari pengendara Yamaha Vixion berinisial PS (32), seorang ayah bernama AF, serta anaknya ES yang masih berusia delapan tahun.

Menurut Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, kecelakaan bermula ketika Yamaha Aerox yang ditumpangi satu keluarga melaju dari arah Eromoko menuju Wuryantoro.

Dari arah berlawanan datang Yamaha Vixion yang dikendarai PS.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, pengendara Vixion diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur terlalu ke kanan hingga memasuki lajur lawan.

Baca juga: ODGJ Jadi Korban Lakalantas di Kabupaten TTU, Terlindas Sepeda Motor saat Tidur di Badan Jalan

Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan keras tidak dapat dihindari.

Benturan mengakibatkan para korban mengalami luka berat, terutama di bagian kepala.

PS meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Wonogiri. Sementara AF dan putranya ES meninggal saat dievakuasi ke rumah sakit.

Satu korban lainnya, LS (32), yang merupakan istri AF dan ibu dari ES, selamat namun mengalami luka serius di bagian kepala dan masih menjalani perawatan intensif.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kedua kecelakaan tersebut. (Surya/Luhur Pambudi) (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti) 

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Kronologi Mobil Brio Terjun Bebas dari Flyover Gubeng Surabaya, Ternyata Ini Penyebabnya   dan di TribunSolo.com dengan judul Duka Pilu Kecelakaan Maut Vixion vs Aerox di Wuryantoro Wonogiri: Bapak dan Anak Tewas, Ibu Kritis

 

 

 

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved