Senin, 15 Juni 2026

Pasutri di Riau Paksa 2 Anak dan 1 Cucunya Jadi Manusia Silver, Harus Setor Rp250 Ribu per Hari

Pasangan suami istri di Riau tega memaksa dua anak dan satu cucu tirinya mengamen dan jadi manusia silver.

Tayang:
Editor: Nuryanti
Istimewa
EKSPLOITASI ANAK - Pasutri terduga pelaku eksploitasi anak (suami bertopi dan istri baju kuning) saat diamankan di kantor Polsek Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. 

Praktik tak manusiawi pasutri itu diduga sudah berlangsung selama sekira tujuh bulan sejak keluarga itu pindah ke Pangkalan Kerinci.

Mirisnya, ketiga bocah itu harus berada di jalanan sejak pukul 15.00 WIB hingga sekira pukul 22.00 WIB setiap hari.

Waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat, belajar dan bermain justru dihabiskan untuk mencari uang bagi orang dewasa yang seharusnya melindungi mereka.

Kondisi tiga anak itu membuat warga prihatin hingga memutuskan membawa mereka ke Polsek Pangkalan Kerinci.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan itu langsung mendatangi kediaman SM dan MM.

Keduanya kemudian diamankan untuk dimintai keterangan.

"Pasutri ini mengeksploitasi tiga anak yang masih di bawah umur."

"Para korban disuruh mencari uang dengan cara jadi "manusia silver", mengemis dan mengamen di lampu merah," kata Direktur Reserse Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (14/6/2026).

Hasyim mengatakan, para korban dipaksa bekerja dari pukul 15.00-22.00 WIB.

"Para korban disuruh cari target uang Rp 250.000 per orang per hari. Berarti Rp 750.000 sehari harus dicari oleh ketiga korban," ungkap Hasyim.
 
Kepada petugas kepolisian, ketiga bocah itu mengaku disuruh orang tuanya untuk mencari uang.

Jika mereka pulang tanpa membawa uang setoran yang telah ditargetkan, mereka akan dipukul oleh ibunya.

"Ternyata mereka malam itu belum pulang, karena takut dimarahi oleh pelaku jika target uang belum didapat. Mereka juga mengaku akan dipukul oleh pelaku SM (ibunya)," kata Hasyim.

Hasyim menegaskan, eksploitasi terhadap anak merupakan tindak pidana serius yang tidak dapat ditoleransi.

"Anak bukan alat untuk mencari keuntungan ekonomi. Mereka memiliki hak untuk tumbuh, belajar, bermain dan mendapatkan perlindungan dari segala bentuk eksploitasi."

"Siapa pun yang memanfaatkan anak demi keuntungan pribadi akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Hasyim.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved