Gempa di Banten

Sunda Megathrust dalam Keadaan Kritis dan Bakal Picu Gempa 9 SR? Para Ahli: Itu Hoaks

“Hoaks itu. Siapa bisa tahu itu kritis,” ujar Daryono kepada Kompas.com ketika dihubungi melalui pesan singkat

Sunda Megathrust dalam Keadaan Kritis dan Bakal Picu Gempa 9 SR? Para Ahli: Itu Hoaks
Instagram @infobmkg
Rincian Korban Jiwa dan Kerugian Materil Akibat Gempa Banten: 1 Orang Meninggal Dunia Terkena Serangan Jantung karena Panik 

TRIBUNNEWS.COM - Sempat beredar informasi hoaks atau berita bohong terkait akumulasi energi patahan Sunda yang hampir kritis.

Penyebar hoaks tersebut mengklaim berasal dari grup geologi Institut Teknologi Bandung (ITB).

Baca: Gempa Banten Terasa Sampai Cianjur, Entin Lari Keluar Rumah Sambil Gendong Bayi

Kabar itu memaparkan jarak antargempa yang semakin pendek dan aktifnya gunung Tangkuban Parahu akhir-akhir ini adalah indikasi akumulasi energi Sunda Megathrust sudah hampir kritis.

Lalu, jika titik kritis tercapai, bisa terjadi gempa bermagnitudo 9,0 yang memicu aktivitas sesar Baribis dan sesar Lembang.

Baca: Jemaah Haji di Tanah Suci Doakan Gempa Banten Segera Berlalu

Menanggapi kabar tersebut, Daryono selaku Kabid Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan ahli gempa ITB Irwan Meilano menyanggahnya.

“Hoaks itu. Siapa bisa tahu itu kritis,” ujar Daryono kepada Kompas.com ketika dihubungi melalui pesan singkat pada Sabtu (3/8/2019).

Narasi yang beredar

Setting lempeng tektonik Sunda Megathrust
Setting lempeng tektonik Sunda Megathrust (Wikipedia)

Jarak antar gempa (yang) semakin pendek dan tiba-tiba aktifnya gunung Tangkuban Perahu, bisa jadi merupakan indikasi akumulasi energi patahan Sunda (Sunda megathrust) hampir mencapai titik kritis.

Jika atas seizin Allah SWT tercapai titik tersebut, gempa yang selama ini dikhawatirkan dengan besar, 9 skala Richter, berpeluang terjadi.

Bagi Jabodetabek, yang dikhawatirkan adalah aktifnya patahan tersebut memicu pula aktivitas patahan Baribas yang memanjang dari Pasar Rebo hingga Ciputat, serta patahan Lembang di Bandung.

Halaman
123
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved