Kasus Cekcok Berakhir Penusukan di Mall Pluit Village, Begini Analisis Psikolog

Kasus Cekcok Berakhir Penusukan di Mall Pluit Village, Begini Analisis Psikolog dan Saran bagi para penonton kejadian

Kasus Cekcok Berakhir Penusukan di Mall Pluit Village, Begini Analisis Psikolog
Freepik
Kasus Cekcok Berakhir Penusukan di Mall Pluit Village, Begini Analisis Psikolog dan Saran bagi para penonton kejadian 

Kasus Cekcok Berakhir Penusukan di Mall Pluit Village, Begini Analisis Psikolog dan Saran bagi para penonton kejadian

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pegawai restoran Banainai di Pluit Village berada dalam kondisi kritis karena lehernya disabet oleh rekan kerjanya.

Kejadian ini berawal dari cekcok antara korban dan pelaku.

Korban ingin melaporkan pelaku ke bosnya karena pernah dipukul pelaku.

Merasa tidak senang, pelaku sempat pulang untuk mengambil pisau panjang.

Sekembalinya ke restoran, keduanya kembali terlibat cekcok hingga pelaku menyabet leher korban dengan pisau kecil yang ada di restoran.

Dalam keadaan berdarah-darah, korban pun meminta tolong pada warga sekitar.

Peristiwa ini juga sempat terekam oleh pengunjung mall dan tersebar luas di media sosial.

Analisis psikolog

Menanggapi kasus ini, psikolog Universitas Negeri Semarang, Hening Widyastuti, menjelaskan bahwa antara dua orang yang terlibat cekcok, seringkali ada konflik lama yang belum terselesaikan sehingga rasa benci dan dendam semakin lama semakin membesar.

Halaman
123
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved