Dekade Berikutnya, Kecerdasan Buatan Siap Gantikan 200 Ribu Pekerjaan di Bank AS

Banyak pekerjaan di dunia perbankan, diprediksi akan menghilang dan digantikan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Dekade Berikutnya, Kecerdasan Buatan Siap Gantikan 200 Ribu Pekerjaan di Bank AS
BOSCH INDONESIA
ilustrasi;Kuri, robot cerdas. Di robot ini tertanam teknologi kecerdasan buatan (artifial intelligence) hasil riset para insinyur Bosch. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Sebuah laporan dari Wells Fargo Securities baru-baru ini menunjukkan bahwa sektor perbankan akan menjadi industri berikutnya yang dipengaruhi perkembangan teknologi.

Banyak pekerjaan di dunia perbankan, diprediksi akan menghilang dan digantikan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Dengan kata lain, robot akan menghiasi industri perbankan di masa depan.

Baca: Serbuan AI, Bersiaplah Nikmati Kopi Buatan Robot Barista

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (8/12/2019), berdasar penelitian, sekitar 200.000 pekerjaan akan digantikan oleh robot selama 10 tahun mendatang di seluruh industri keuangan di Amerika Serikat (AS).

Hasil penelitian itu mengungkapkan bahwa pekerjaan seperti back office, call center hingga karyawan perusahaan bisa dipangkas sekitar seperlima hingga sepertiga untuk digantikan robot.

Sektor keuangan di AS merupakan bidang yang paling dipengaruhi teknologi dibandingkan sektor lainnya.

Menurut seorang Analis senior di Wells Fargo Securities, Mike Mayo, sektor ini menghabiskan sekitar USD 150 miliar hanya untuk pemanfaatan teknologi.

Ia mengatakan bahwa industri tersebut telah mengungguli pasar pada abad ini yakni sebesar 70 persen.

Namun, investasi besar dalam teknologi ini tentunya harus terbayar dengan menurunkan pembiayaan dari waktu ke waktu, terutama untuk bank-bank besar.

"Ini harus mengarah pada efisiensi rekor dan keuntungan pangsa pasar oleh pemain skala, dan tentu saja mencerminkan tema kami 'Goliath adalah kemenangan'," kata Mayo.

Ia menegaskan, "Dekade berikutnya harus menjadi dekade terbesar bagi pemanfataan teknologi pada bank sepanjang sejarah perbankan. Anda akan melihat modal terbesar untuk pertukaran tenaga kerja dalam sejarah,".

Mendorong transformasi menjadi otomatisasi diyakini dapat mengurangi jumlah 'pekerjaan berulang' yang dilakukan oleh manusia, seperti input data.

"Dengan otomatisasi ini, kesalahan yang anda lakukan akan jauh lebih sedikit. Di era robot, anda hanya membutuhkan lebih sedikit orang untuk melakukan tugas itu dan nasabah tentunya akan jauh lebih puas,".

Sementara mitra Deloitte yang memimpin praktik inovasi layanan keuangan global Wells Fargo Securities, Michael Tang mengatakan penggunaan robot akan menjadi 'perubahan dramatis'.

"Kami sudah melihat tanda-tanda itu dengan chatbots, dan beberapa orang bahkan tidak menyadari bahwa mereka sedang mengobrol dengan mesin AI karena mereka hanya menjawab pertanyaan,".

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved