Breaking News:

Penggunaan Teknologi Robot Makin Meluas di Beragam Sektor Industri, Ini yang Terbaru dari ABB

GoFA dan SWIFTI dirancang sebagai robot yang bisa bekerja berkolaborasi dengan tenaga kerja manusia.

ABB.com
Teknologi robotik GoFa buatan ABB yang bisa bekerja kolaboratif dengan manusia. 

GoFa dan SWIFTI dirancang secara intuitif sehingga pengoperasiannya juga lumayan mudah.

Hal ini dapat membuka kesempatan bagi industri yang masih terbatas dalam penerapan otomatisasinya sehingga perusahaan tersebut mampu mengoperasikan cobot mereka hanya dalam hitungan menit ketika sudah diinstalasi tanpa perlu pelatihan khusus.

Sami Atiya, President, Robotics & Discrete Automation Business Area, ABB mengatakan, rangkaian cobot terbaru ABB merupakanyang paling beragam di pasaran.

"Kami menawarkan berbagai potensi untuk mengubah cara kerja di perusahaan dan membantu para rekan bisnis ABB mencapai kinerja operasi dan pertumbuhan perusahaan yang pesat," ujar Sami Atiya, Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Tekan Jumlah Kecelakaan Kerja, Industri Manufaktur Indonesia Didorong Gunakan Robot

Dijelaskan, teknologi cobot ini sangat mudah untuk digunakan dan dikonfigurasi, serta didukung jaringan layanan global, untuk berbagai kebutuhan bisnis di beragam skala dan ragam sektor industri, alias tak hanya untuk industri manufaktur saja.

Baca juga: Robot Penyedot Debu Cerdas dan Mesin Cuci Berteknologi AI Samsung Mendebut di CES 2021

Perkembangan rangkaian cobot ABB dirancang khusus untuk membantu para pengguna robot dalam mempercepat program otomatisasi di empat kunci tren dunia industri, termasuk konsumen yang beragam dengan kebutuhan yang berbeda-beda, tenaga kerja yang kurang memadai, digitalisasi, dan kondisi tidak menentu yang mengubah arah bisnis dan mendorong otomatisasi menjadi sektor baru ekonomi.

Perkembangan ini mengikuti fokus bisnis ABB Robotics yang mengutamakan segmen industri dengan pertumbuhan yang tinggi, dengan memberikan terobosan inovasi untuk membantu pertumbuhan yang menguntungkan.

Baca juga: Tempat Sampah Canggih Jepang Layaknya Robot Dibuat Untuk Antisipasi Corona

Dalam sebuah survei global terhadap 1.650 bisnis kecil dan menengah di Eropa, Amerika Serikat, dan China ditemukan data bahwa 84 persen bisnis mengatakan mereka akan meningkatkan penggunaan robot dan otomatisasi dalam sepuluh tahun ke depan, dan 85 persen mengatakan situasi pandemi menjadi salah satu faktor utama yang mengubah bisnis dan industri.

Pandemi Covid-19 sebagai salah satu pendorong dalam mempercepat investasi di bidang otomatisasi.

Lebih dari setengah dari total keseluruhan responden (43 persen) mengatakan bawah mereka membutuhkan robot untuk membantu mereka meningkatkan faktor kesehatan dan keamanan kerja.

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved