Breaking News:

Ilmuwan China Klaim Temukan Antibodi Penetralisir Semua Varian Covid-19

Ilmuwan China mengklaim telah mengisolasi antibodi yang dapat secara efektif menetralkan semua varian virus corona (Covid-19).

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Ilmuwan China mengklaim telah mengisolasi antibodi yang dapat secara efektif menetralkan semua varian virus corona (Covid-19).

Temuan ini merujuk pada eksperimen laboratorium dan apa yang dilakukan pada organisme hidup.

Dikutip dari laman Russia Today, Kamis (2/12/2021), dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada Selasa lalu, para ilmuwan China dari berbagai institusi, termasuk Universitas Sun Yat-sen di Guangzhou dan Universitas Zhejiang di Hangzhou, menyampaikan bahwa mereka 'mungkin' memiliki 'obat mujarab' untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Para penulis penelitian ini mengklaim bahwa antibodi monoklonal 35B5 telah ditunjukkan dalam studi in vitro (laboratorium atau tabung percobaan) dan in vivo (dilakukan pada organisme hidup) untuk menetralkan Covid-19 tipe liar (tanpa mutasi) serta varian yang menjadi perhatian (VoC).

Tes in vivo dilakukan pada tikus yang 'dimanusiakan' atau dimodifikasi sehingga sel-selnya seperti manusia.

Baca juga: Sekjen PBB: Pembatasan Perjalanan Internasional Tak Efektif Cegah Penyebaran Omicron

Para ilmuwan mencatat, antibodi juga bekerja pada varian Delta yang sangat bermutasi, yang bertanggung jawab atas gelombang infeksi mematikan di seluruh dunia sejak kali pertama muncul di India pada awal tahun ini.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Buatan Rusia Diklaim Mampu Menahan Varian Omicron

"35B5 menetralkan SARS-CoV-2 dengan menargetkan epitop unik (bagian dari molekul antigen tempat antibodi menempel) yang menghindari situs mutasi yang ada," kata studi tersebut.

Dengan kata lain, 35B5 menargetkan bagian unik dari virus yang tidak berubah selama proses mutasi.

Baca juga: Pakar: PCR Masih Bisa Deteksi Varian Omicron

Temuan ini, menurut para ilmuwan, dapat 'dieksploitasi untuk desain rasional vaksin SARS-CoV-2 (Covid-19) universal'.

Para peneliti kembali mencatat bahwa bagian dari antigen yang ditargetkan oleh antibodi 35B5 juga ada dalam varian Omicron.

Penelitian ini diklaim sangat berharga di tengah penyebaran Omicron yang sangat bermutasi.

Para pemimpin dan ilmuwan di seluruh dunia pun khawatir varian ini dapat menghindari kekebalan yang diinduksi vaksin dan kekebalan yang diperoleh dari infeksi sebelumnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved