Penemuan Bukti Penyaliban Terjadi di Inggris, Dilakukan Oleh Tentara Romawi
Para peneliti pun menyebut jika itu adalah bukti pertama penyaliban Romawi yang pernah ditemukan di Inggris dan juga yang pertama di Eropa utara.
TRIBUNNEWS.COM -- Kerangka manusia ditemukan dalam kondisi tak normal di Inggris.
Kerangka manusia tersebut, kaki kananya ditemukan paku yang menancap.
Tulang belulang tersebut ditemukan oleh seorang arkeolog bernama David Ingham.
Mengutip Gizmodo, Sabtu (11/12/2021) kerangka pria berusia antara 25-35 tahun ini ditemukan di situs arkeologi yang terletak antara Cambridge dan Huntingdon.
David Ingham, arkeolog dari Albion Archaeology kemudian melakukan penggalian di situs yang merupakan pemukiman bernama Fenstanton dari era Romawi yang sebelumnya tak dikenal.
Baca juga: Penemuan Kerangka Manusia Gegerkan Warga Serang
Ia bersama timnya menemukan sisa-sisa 40 orang dewasa dan lima anak-anak yang terkubur di lima kuburan berbeda yang berasal dari abad ketiga atau keempat Masehi.
Temuan kerangka pria dengan paku tertancap di tumit kaki itu menurut peneliti adalah bukti pertama penyaliban di Inggris yang dilakukan oleh orang Romawi.
Selain temuan kerangka dengan paku tertancap di bagian tumit kaki, arkeolog juga menemukan artefak seperti bros berenamel, sisir tulang, banyak koin, tembikar, dan tulang hewan yang disembelih.
Jumlah kekayaan yang ditemukan di situs tersebut, bersama dengan bukti perdagangan, menunjukkan bahwa Fenstanton adalah pemukiman era Romawi yang terorganisir dengan baik, kemungkinan juga merupakan tempat perhentian bagi para pelancong.
Baca juga: Fosil Tengkorak Nenek Moyang Manusia Berusia 240 Ribu Tahun Ditemukan dalam Lorong Gua Sempit
Namun di antara temuan itu, rupanya peneliti melihat kerangka yang cukup menarik. Ada satu individu yang menurut mereka tampaknya telah disalibkan.
Buktinya adalah paku besi besar yang bersarang di tulang tumit kanannya.
Para peneliti pun menyebut jika itu adalah bukti pertama penyaliban Romawi yang pernah ditemukan di Inggris dan juga yang pertama di Eropa utara.
"Kombinasi keberuntungan dari pengawetan yang baik dan paku yang tertinggal di tulang telah memungkinkan saya untuk memeriksa kerangka individu yang unik ini," kata ahli osteologi Corinne Duhig dari Wolfson College yang menganalisis tulang manusia.
Temuan paku masih tertancap pada kaki kerangka pria itu pun juga menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggal di pemukiman yang jauh dari kekaisaran pun tak dapat menghindari hukuman mengerikan Roma, yakni hukuman penyaliban.
Temuan ini menjadi penting mengingat banyak kisah mengenai penyaliban, namun bukti fisik dari praktik tersebut sangat jarang.
Baca juga: Misteri Tengkorak dalam Mobil Bak Terungkap, Ternyata Jasad Ayah dan Anak yang Hilang 2 Tahun Lalu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/paku-tertancap-di-tulang-kaki-seorang-pria-jadi-bukti-praktik-penyaliban-per.jpg)